Sepak Bola

FIFA Ungkap Kesiapan Hadapi Dampak Konflik Militer AS-Iran, Jamin Keamanan Piala Dunia 2026

Advertisement

Eskalasi konflik militer antara Amerika Serikat, Israel, dan Iran memicu perhatian dunia, termasuk induk organisasi sepak bola internasional, FIFA. Serangan militer besar yang dilancarkan pasukan AS dan Israel ke target di Iran pada Sabtu, 28 Februari 2026, dibalas Iran dengan menargetkan pangkalan militer AS. Situasi ini terjadi beberapa bulan menjelang gelaran Piala Dunia 2026 di Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko, di mana Timnas Iran telah memastikan diri sebagai salah satu peserta.

FIFA Pantau Situasi Global

Menanggapi situasi yang memanas, FIFA menyatakan tengah memantau perkembangan global. Sekretaris Jenderal FIFA, Mattias Grafstrom, berbicara dalam pertemuan Dewan Asosiasi Sepak Bola Internasional di Cardiff, Wales, menegaskan bahwa pihaknya belum dapat memberikan penjelasan rinci.

“Kami akan memantau perkembangan seputar semua isu di seluruh dunia,” kata Grafstrom, seperti dilansir dari Yahoo!Sports pada Minggu, 1 Maret 2026. Ia menambahkan, “Kami telah melakukan pengundian babak final di Washington di mana semua tim berpartisipasi, dan fokus kami adalah pada Piala Dunia yang aman dengan semua tim berpartisipasi.”

Grafstrom juga memastikan komunikasi berkelanjutan dengan tiga pemerintah tuan rumah. “Kami akan terus berkomunikasi seperti biasa dengan tiga pemerintah (tuan rumah) seperti yang selalu kami lakukan dalam kasus apa pun. Semua orang akan aman,” terangnya.

Aturan Perjalanan dan Visa Khusus

Di tengah ketegangan ini, Gedung Putih sebelumnya telah memperluas larangan perjalanan ke 39 negara, termasuk Iran. Negara tersebut masuk dalam kategori penangguhan penuh AS untuk imigran dan non-imigran.

Advertisement

Namun, kebijakan tersebut memberikan pengecualian khusus bagi “atlet, pelatih, staf pendukung, dan kerabat dekat yang bepergian untuk Piala Dunia, Olimpiade, atau acara olahraga besar lainnya.”

FIFA juga memperkenalkan visa khusus bertajuk FIFA PASS untuk suporter internasional. Meskipun demikian, FIFA PASS tidak menggantikan larangan perjalanan yang masih berlaku bagi warga dari negara terdampak Proclamation 10998.

Informasi mengenai respons FIFA ini disampaikan melalui pernyataan resmi Sekretaris Jenderal FIFA Mattias Grafstrom yang dirilis pada Minggu, 1 Maret 2026, dan dikutip dari Yahoo!Sports.

Advertisement