Garudayaksa FC kembali menuai hasil minor dalam lanjutan putaran ketiga Championship Liga 2 2025-2026. Tim berjuluk Macan Kemayoran ini ditahan imbang tanpa gol oleh PSPS Pekanbaru dalam laga yang berlangsung di Stadion Kaharuddin Nasution pada Sabtu (28/2/2026). Hasil ini membuat posisi Garudayaksa FC di puncak klasemen sementara terancam digusur dalam 24 jam ke depan.
Hasil Imbang di Pekanbaru
Bertindak sebagai tim tamu, Garudayaksa FC yang diperkuat Andik Vermansah berupaya tampil agresif sejak awal pertandingan. Namun, rapatnya lini pertahanan PSPS Pekanbaru menjadi tembok kokoh yang sulit ditembus. Sentuhan akhir para pemain Garudayaksa FC juga dinilai masih jauh dari akurat, sehingga banyak peluang terbuang percuma.
Pelatih Garudayaksa FC, Muhammad Ridwan, menyayangkan hasil akhir yang didapatkan timnya. Ia menilai anak asuhnya telah bekerja keras dan layak diapresiasi. “Pertandingan berjalan seru. Agresivitas di babak kedua berjalan baik sedikit lebih cepat dari babak pertama, mungkin di awal saya sudah sampaikan,” kata Muhammad Ridwan.
Ridwan menambahkan bahwa tidak ada pertandingan yang mudah. “Datang ke sini, kami berusaha untuk menang dan meraih tiga poin. Saya suka dengan mentalitas pemain saya karena mereka berusaha,” ujarnya. “Terlihat selepas pertandingan banyak pemain tertunduk tetapi hasil ini patut disyukuri. Catatan saya sebelumnya memang PSPS punya pemain bagus dan kemampuan memainkan bola yang bagus.”
Ancaman Lengser dari Puncak Klasemen
Tambahan satu poin dari kandang PSPS Pekanbaru membuat Garudayaksa FC kini mengoleksi 38 poin, menempatkan mereka di puncak klasemen sementara. Namun, posisi ini sangat rawan tergusur mengingat Adhyaksa FC Banten hanya terpaut satu poin di bawahnya dengan 37 poin.
Adhyaksa FC Banten berpeluang besar menggusur Garudayaksa FC jika berhasil meraih kemenangan dalam laga tandang kontra Persekat Tegal. Pertandingan tersebut dijadwalkan berlangsung pada Minggu (1/3/2026) malam pukul 20.30 WIB.
Perwakilan pemain Garudayaksa FC, Arapenta Poerba, mengungkapkan kekecewaannya. “Jujur sebagai pemain kami bermain baik di laga ini cuma memang hasil di luar harapan,” kata Arapenta. “Kami datang untuk meraih tiga poin. Tapi kita syukuri hasil satu poin ini dan akan diperbaiki di latihan-latihan selanjutnya.”
Persaingan Ketat di Papan Atas
Selain Adhyaksa FC, ancaman juga datang dari Sumsel United yang di laga terbaru memetik kemenangan telak 3-0 atas Sriwijaya FC pada Sabtu (28/2/2026). Kemenangan ini membawa Sumsel United menempel ketat Garudayaksa FC dan Adhyaksa FC di papan atas dengan koleksi 37 poin, menduduki peringkat ketiga.
Sumsel United juga sebelumnya berhasil memangkas target Garudayaksa FC untuk menyapu bersih poin dalam dua laga tandang di Sumatera, setelah pekan lalu menang tipis 1-0 atas Garudayaksa FC.
Muhammad Ridwan mengakui bahwa pekerjaan rumah timnya adalah mempertajam penyelesaian akhir. “Pekerjaan rumah kami adalah bagaimana mempertajam penyelesaian akhir. Kami banyak menciptakan peluang, tapi tidak berbuah gol. Akan coba diperbaiki dan semoga hasilnya bisa menjadi lebih baik untuk Garudayaksa,” tandasnya.
Informasi lengkap mengenai hasil pertandingan dan klasemen Liga 2 ini disampaikan melalui pernyataan resmi klub dan laporan pertandingan yang dirilis pada Minggu, 01 Maret 2026.
