Rencana duel unik antara dua pemain Persita Tangerang, Tamirlan Kozubaev dan Pablo Ganet, di FIFA Matchday Maret 2026 harus batal. Keduanya seharusnya saling berhadapan saat timnas Kirgistan dijadwalkan bertemu Guinea Khatulistiwa di Antalya, Turki, pada Rabu, 25 Maret 2026. Namun, ketegangan geopolitik di Timur Tengah menjadi penyebab utama penundaan kesempatan mereka membela tim nasional masing-masing.
Latar Belakang Pembatalan Akibat Situasi Global
Situasi geopolitik yang memanas di awal tahun 2026, terutama setelah serangan udara bersama AS-Israel pada 28 Februari 2026, berdampak luas pada mobilitas internasional. Gangguan pada jalur penerbangan dan ketidakpastian jadwal perjalanan meningkatkan risiko bagi para pelancong.
Kondisi ini membuat keputusan untuk tetap berangkat membela tim nasional bukan lagi sekadar soal kesiapan bermain. Baik federasi sepak bola maupun para pemain mempertimbangkan faktor keamanan dan logistik yang tidak menentu.
Pernyataan Resmi dari Tamirlan Kozubaev dan Pablo Ganet
Tamirlan Kozubaev, bek andalan Persita yang seharusnya kembali memperkuat timnas Kirgistan di bawah arahan pelatih Robert Prosinecki, mengungkapkan kendalanya. “Namun karena federasi sepakbola Kirgistan kesulitan dalam mengurus tiket penerbangan ke Turki, maka saya pun dengan berat hati harus mundur dari panggilan kali ini,” ujarnya.
Senada dengan Kozubaev, Pablo Ganet juga menghadapi situasi serupa. Pemain yang pernah tampil di Piala Afrika ini memilih untuk tidak mengambil risiko di tengah ketidakpastian perjalanan. “Saya dipanggil ke tim nasional untuk memainkan dua pertandingan internasional, tetapi saya berbicara dengan pelatih (Carlos Pena) dan manajer tim, dan karena situasi perang dan masalah penerbangan, saya memutuskan untuk tidak bergabung dengan tim nasional,” jelas Ganet.
Ganet menambahkan bahwa ia sebenarnya sangat menantikan pertemuan dengan rekan setimnya di Persita. “Ya jika situasinya normal saya bisa saja menghadapi Tamirlan di laga uji coba kali ini. Namun karena berbagai alasan hal itu batal terjadi,” pungkasnya.
Rekam Jejak Internasional Kedua Pemain
Membela tim nasional merupakan kehormatan tertinggi bagi setiap pesepak bola, dan kedua pemain ini memiliki jam terbang yang cukup tinggi di panggung internasional. Tamirlan Kozubaev tercatat memiliki total 63 caps sejak menjalani debutnya pada tahun 2015.
Sementara itu, Pablo Ganet telah memainkan 56 caps untuk tim nasional Guinea Khatulistiwa sejak tahun 2015. Keduanya merupakan pilar penting bagi negara masing-masing, menunjukkan pengalaman dan kontribusi signifikan di level internasional.
Informasi mengenai pembatalan duel dan pernyataan kedua pemain ini disampaikan melalui keterangan resmi dari Persita Tangerang serta wawancara langsung dengan para pemain pada Rabu, 25 Maret 2026.
