Sains

Gerhana Matahari 17 Februari 2026 Lintasi Antartika, Simak Jadwal Fenomena Total Berikutnya

Advertisement

Fenomena astronomi gerhana Matahari kembali menyapa Bumi pada Selasa, 17 Februari 2026, dengan jalur lintasan utama di wilayah Antartika. Meskipun terjadi di kawasan ekstrem yang jarang dihuni manusia, peristiwa ini menjadi perhatian besar bagi komunitas ilmiah global untuk melakukan observasi dan penelitian terkait dinamika benda langit.

Frekuensi dan Jenis Gerhana Matahari

Secara global, gerhana Matahari sebenarnya bukan fenomena yang sangat langka karena terjadi antara dua hingga lima kali setiap tahun. Berdasarkan data Timeanddate, mayoritas tahun biasanya mengalami dua kali gerhana dengan intensitas dan jenis yang berbeda-beda, tergantung pada posisi orbit Bulan terhadap Bumi.

Terdapat empat kategori utama gerhana Matahari yang dapat terjadi di alam semesta:

  • Gerhana Matahari Total: Bulan menutupi seluruh piringan Matahari secara sempurna.
  • Gerhana Matahari Cincin (Annular): Bulan berada di titik terjauh sehingga menyisakan tepian cahaya menyerupai cincin api.
  • Gerhana Matahari Sebagian: Hanya sebagian piringan Matahari yang tertutup oleh bayangan Bulan.
  • Gerhana Matahari Hibrida: Kombinasi langka di mana gerhana tampak total di satu lokasi namun terlihat sebagai gerhana cincin di lokasi lain.

Alasan Kelangkaan Gerhana di Lokasi yang Sama

Meski secara statistik sering terjadi di Bumi, menyaksikan gerhana Matahari total di lokasi yang sama merupakan peristiwa yang sangat jarang. Astronom Belgia, Jean Meeus, menyebutkan rata-rata lokasi yang sama hanya akan mengalami gerhana total setiap 375 tahun sekali. Data ini kemudian diperbarui oleh pakar NASA, Ernie Wright, menjadi 366 tahun sekali setelah memetakan 11.898 jalur gerhana selama 5.000 tahun.

Advertisement

Kelangkaan ini disebabkan oleh kemiringan orbit Bulan sebesar 5 derajat terhadap bidang orbit Bumi. Gerhana hanya terjadi ketika Bulan berada di titik perpotongan orbit (node) dan dalam fase Bulan baru. Kondisi ini membuat jalur totalitas gerhana biasanya sangat sempit, hanya selebar ratusan kilometer saja.

Jadwal Gerhana Matahari Total Mendatang (2026–2034)

Bagi para pemburu fenomena langit, dekade ini menawarkan beberapa kesempatan menarik untuk menyaksikan kegelapan di siang hari secara langsung. Berikut adalah jadwal gerhana Matahari total berdasarkan data kartografer astronomi Xavier Jubier:

TanggalWilayah Lintasan Utama
12 Agustus 2026Greenland, Islandia, dan Spanyol
2 Agustus 2027Spanyol Selatan, Afrika Utara, dan Timur Tengah
22 Juli 2028Australia dan Selandia Baru
25 November 2030Namibia, Botswana, Afrika Selatan, dan Australia
14 November 2031Samudra Pasifik
30 Maret 2033Rusia dan Alaska
20 Maret 2034Afrika Tengah dan Asia Selatan

Gerhana yang diprediksi terjadi pada 12 Agustus 2026 dan 2 Agustus 2027 diperkirakan akan menjadi yang paling mudah diakses karena melintasi kawasan padat penduduk di Eropa dan Afrika Utara.

Advertisement