Sepak Bola

German Open 2026: Ganda Putri Tiwi/Fadia Melaju ke Semifinal, Tantang Wakil China

Advertisement

Pasangan ganda putri Indonesia, Amallia Cahaya Pratiwi/Siti Fadia Silva Ramadhanti, berhasil mengamankan tiket ke babak semifinal German Open 2026. Kepastian ini didapat setelah mereka menumbangkan wakil Hong Kong, Lui Lok Lok/Tsang Hiu Yan, dan kini bersiap menghadapi tantangan dari ganda China.

Perjalanan Solid Tiwi/Fadia di Perempat Final

Dalam pertandingan perempat final yang berlangsung di Westenergie Sporthalle, Muelheim an der Ruhr, pada Jumat (27/2/2026), Tiwi/Fadia tampil dominan. Mereka berhasil mengalahkan Lui Lok Lok/Tsang Hiu Yan dalam dua game langsung dengan skor 21-15 dan 21-14.

Meskipun sempat melakukan beberapa kesalahan di awal game pertama, juara Thailand Masters 2026 ini mampu bangkit dan mengunci kemenangan. Pada game kedua, Tiwi/Fadia menunjukkan kesabaran dengan memaksa lawan beradu reli panjang, yang terbukti efektif membuyarkan konsentrasi pasangan Hong Kong.

“Secara pola permainan sebenarnya hampir sama seperti kemarin, tetapi di awal-awal kami terlalu banyak melakukan error yang seharusnya bisa dihindari,” ujar Amallia Cahaya Pratiwi dalam keterangan tertulis PBSI.

Tiwi menambahkan, “Kunci kemenangan hari ini menurut saya adalah bermain lebih aman. Tak perlu terlalu memaksa atau bermain yang berisiko tinggi. Terpenting kami bisa menjaga reli dan tetap solid di atas lapangan.”

Siti Fadia Silva Ramadhanti menimpali bahwa chemistry yang semakin kuat setelah hampir dua bulan berpasangan membuat mereka lebih nyaman dan bermain lepas. “Titik baliknya mungkin karena kami saling mengingatkan untuk tidak kendor di setiap poin,” kata Fadia.

Ia juga menekankan pentingnya fokus. “Pola permainan lawan dari awal sampai akhir sebenarnya sama. Jadi, tantangannya adalah bagaimana kami tetap fokus dan tidak memberikan poin dari kesalahan sendiri,” jelasnya.

Tantangan Berat di Semifinal Melawan China

Di babak semifinal German Open 2026 yang akan digelar pada Sabtu (28/2/2026), Tiwi/Fadia akan berhadapan dengan pasangan tangguh dari China, Li Yi Jing/Wang Yi Duo. Meskipun demikian, mereka menyatakan tidak gentar karena merasa sudah cukup mengenal karakter lawan.

Advertisement

“Untuk besok, kami sudah cukup tahu pola permainan Li Yi Jing, apalagi sebelumnya pernah bertemu di final Thailand meskipun dengan partner yang berbeda,” ungkap Siti Fadia.

Fadia menegaskan kesiapan mereka. “Kemungkinan pola permainannya tidak akan jauh berbeda, jadi kami harus lebih siap lagi, terutama di sejak awal pertandingan,” pungkasnya.

Harapan Baru Ganda Putri Indonesia

Prestasi yang ditorehkan Tiwi/Fadia ini memunculkan harapan baru di sektor ganda putri Indonesia. Sektor ini sempat mengalami pasang-surut setelah pensiunnya Greysia Polii dan cedera kambuhan Apriyani Rahayu.

Sebagai pasangan baru, Tiwi/Fadia telah menunjukkan performa menjanjikan. Dalam waktu kurang dari dua bulan, mereka sukses meraih gelar perdana di Thailand Masters 2026 dan menembus perempat final Indonesia Masters 2026 sepekan sebelumnya.

Pencapaian di German Open 2026 ini diharapkan dapat mendongkrak peringkat mereka hingga masuk jajaran elite dunia. Amallia Cahaya Pratiwi sebelumnya pernah masuk top 10 dunia bersama Febriana Dwipuji Kusuma, sementara Siti Fadia Silva Ramadhanti mencapai peringkat tertingginya bersama Apriyani Rahayu dua tahun lalu.

Informasi lengkap mengenai perjalanan Tiwi/Fadia di German Open 2026 disampaikan melalui pernyataan resmi PBSI yang dirilis pada Jumat, 27 Februari 2026.

Advertisement