Finansial

GoPay dan MOKA Ungkap Strategi UMKM Kelola Usaha Lebih Efisien dengan Fintech Jelang Idul Fitri

Advertisement

Pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) didorong untuk memaksimalkan pemanfaatan teknologi finansial dalam mengelola transaksi dan keuangan. Langkah ini bertujuan agar UMKM dapat beroperasi lebih efisien, khususnya selama momentum Ramadan dan menjelang Idul Fitri 2026.

Pemanfaatan teknologi digital dinilai krusial untuk menangkap peningkatan permintaan pasar serta memperkuat daya saing produk UMKM di tengah persaingan yang ketat.

Kolaborasi Edukasi “Pintar Bareng” Perkuat Kapasitas UMKM

Dorongan pemanfaatan teknologi finansial ini disampaikan dalam kegiatan talkshow edukatif bertajuk “Pintar Bareng”. Program ini merupakan hasil kolaborasi antara GoPay dan MOKA, bekerja sama dengan PLN Unit Induk Distribusi Jakarta Raya melalui Hub UMK Jakarta Raya.

Mengusung tema “Growing Through Collaboration UMKM Connect”, program “Pintar Bareng” secara spesifik dirancang untuk memperkuat kapasitas pelaku UMKM. Tujuannya adalah agar mereka siap menghadapi peningkatan aktivitas ekonomi yang signifikan selama periode Ramadan.

Ramadan, Momen Strategis untuk Peningkatan Kinerja Usaha

General Manager PLN Unit Induk Distribusi Jakarta Raya, Moch. Andy Adchaminoerdin, menyatakan bahwa Ramadan adalah periode strategis bagi UMKM untuk meningkatkan kinerja usaha. Peningkatan permintaan pasar yang lazim terjadi pada periode ini membuka peluang besar bagi pelaku usaha untuk memperluas jangkauan pasar.

“Kami percaya Ramadan adalah momen yang tepat bagi UMKM untuk memperluas jangkauan pasar dan mengelola usaha dengan lebih efisien. Melalui edukasi ini, kami optimis UMKM tidak hanya mampu bertahan, tetapi juga berkembang,” ujar Andy dalam siaran pers pada Senin, 02 Maret 2026.

Menurut Andy, penguatan kapasitas pelaku usaha melalui pelatihan dan edukasi menjadi bagian penting dalam mendorong UMKM agar mampu memanfaatkan peluang tersebut secara optimal. Program edukasi bersama GoPay dan MOKA ini juga menjadi upaya PLN melalui Hub UMK Jakarta Raya untuk mendampingi pelaku usaha dalam meningkatkan kualitas pengelolaan bisnis, termasuk melalui pemanfaatan teknologi digital.

Advertisement

Teknologi Finansial Permudah Pengelolaan Usaha UMKM

Dalam kegiatan “Pintar Bareng”, pelaku UMKM diperkenalkan dengan berbagai fitur teknologi finansial yang dapat membantu proses pencatatan transaksi dan pengelolaan keuangan secara lebih sistematis. Aplikasi GoPay Merchant dan sistem kasir digital dari MOKA menjadi solusi utama yang ditawarkan.

Penggunaan teknologi ini memungkinkan pelaku usaha memantau aktivitas penjualan secara langsung, mencatat transaksi, mengelola stok barang, hingga menyusun laporan keuangan secara otomatis. Dengan sistem digital tersebut, perkembangan penjualan dapat diketahui lebih cepat dan akurat, terutama saat terjadi peningkatan transaksi selama Ramadan dan menjelang Idul Fitri.

Head of GoPay Merchants, Haryanto Tanjo, menegaskan pentingnya periode Ramadan bagi UMKM karena aktivitas ekonomi masyarakat yang meningkat. “Kami melihat Ramadan sebagai periode penting bagi para UMKM, dan kolaborasi GoPay, UMK PLN dan MOKA yang diwujudkan dalam program Pintar Bareng ini diharapkan dapat membantu UMKM menangkap peluang yang ada untuk pengembangan usaha secara optimal,” kata Haryanto.

Haryanto menambahkan, pemanfaatan teknologi finansial dapat membantu pelaku usaha menjalankan operasional bisnis secara lebih efisien sekaligus meningkatkan kemampuan pengelolaan keuangan mereka.

Informasi lengkap mengenai program “Pintar Bareng” dan dorongan pemanfaatan teknologi finansial bagi UMKM ini disampaikan melalui pernyataan resmi dari GoPay, MOKA, dan PLN Unit Induk Distribusi Jakarta Raya yang dirilis pada Senin, 02 Maret 2026.

Advertisement