Manchester City berhasil menipiskan jarak dengan Arsenal di puncak klasemen Liga Inggris setelah meraih kemenangan 2-1 atas Newcastle United. Manajer Pep Guardiola memuji performa timnya dan berharap Erling Haaland dkk dapat menjaga konsistensi serupa di sisa musim kompetisi.
Kemenangan Krusial di Etihad
Pertandingan yang berlangsung di Stadion Etihad pada Minggu (22/2/2026) dini hari WIB tersebut menjadi milik Manchester City. Dua gol kemenangan The Citizens diborong oleh Nico O’Reilly pada babak pertama, sementara tim tamu hanya mampu membalas satu kali melalui Lewis Hall.
Hasil positif ini sangat berharga bagi City karena mereka kini hanya terpaut dua poin dari Arsenal yang memimpin klasemen. Dengan sisa 11 pertandingan, peluang untuk menyalip The Gunners masih terbuka lebar, terutama karena kedua tim akan saling berhadapan pada 18 April mendatang.
Harapan Guardiola untuk Konsistensi Tim
Pep Guardiola menegaskan bahwa City wajib menunjukkan tekad kuat untuk memenangkan setiap pertandingan jika ingin kembali menjadi juara Liga Inggris. Ia mengibaratkan setiap laga yang tersisa sebagai sebuah final.
“Kita lihat hari ini sampai akhir musim, beginilah cara kami harus bermain. Kami melewatkan umpan terakhir. Erling hari ini – tanpanya itu tidak mungkin. Semua pemain benar-benar bagus. Sangat senang dengan performa tim,” ujar Guardiola kepada BBC.
Pelatih asal Spanyol itu menambahkan bahwa tiga poin yang diraih sangat penting, namun timnya harus terus meningkatkan diri untuk bersaing hingga akhir musim. “Sekarang kami pantas mendapatkan tiga hari libur. Kemudian pertarungan lain di Leeds (pada 1 Maret),” tambahnya.
Tantangan Berat Menanti: Leeds dan Arsenal
Guardiola juga menyoroti kekuatan lawan, Newcastle, yang dianggapnya sebagai tim tangguh. “Setiap aksi (lawan), (Dan) Burn, Joelinton, mereka memberikan umpan datar ke belakang (kami), itu tim yang sangat tangguh. Saya sangat menghormati tim itu,” jelasnya.
Pelatih tersebut juga menyebutkan bahwa City telah menang tiga kali berturut-turut melawan Newcastle, namun mereka akan kembali bertemu dalam beberapa pekan ke depan di babak 16 besar Piala FA. Pertemuan tersebut diprediksi akan menjadi “mimpi buruk” karena ketatnya persaingan.
Dukungan Fan dan Atmosfer Stadion
Guardiola turut mengapresiasi dukungan para penggemar yang menciptakan suasana terbaik di stadion. “Suasana terbaik muncul hari ini. Dengan lima laga kandang tersisa, kami membutuhkan suasana itu dari orang-orang kami (para fan). Hari ini adalah hari saat kami merasa benar-benar terhubung dengan mereka,” ungkapnya.
Menurut Guardiola, momen ini datang di bagian terbaik musim ini, dan ia berharap setiap laga ke depan akan memiliki atmosfer serupa. Informasi lengkap mengenai pernyataan ini disampaikan melalui wawancara resmi Pep Guardiola kepada BBC yang dirilis pada Minggu, 22 Februari 2026.
