Sepak Bola

Real Madrid Terjungkal di Markas Osasuna, Arbeloa Ungkap Kekurangan Timnya dalam Laga La Liga

Advertisement

Real Madrid harus mengakui keunggulan Osasuna setelah tumbang 1-2 dalam laga lanjutan Liga Spanyol di Stadion El Sadar, Pamplona, pada Sabtu (21/2/2026) malam WIB. Kekalahan ini membuat pelatih Los Blancos, Alvaro Arbeloa, secara terang-terangan mengakui bahwa timnya tidak bermain dengan performa terbaik.

Jalannya Pertandingan

Dalam pertandingan yang berlangsung sengit, Real Madrid sempat tertinggal lebih dulu setelah wasit menunjuk titik putih akibat pelanggaran kiper Thibaut Courtois. Ante Budimir yang menjadi eksekutor sukses mengonversi penalti tersebut menjadi gol pembuka bagi Osasuna.

Los Blancos kemudian berhasil menyamakan kedudukan di babak kedua melalui gol Vinicius Junior. Namun, harapan Madrid untuk membawa pulang poin sirna setelah Raul Garcia mematahkan hati mereka dengan gol penentu kemenangan di menit-menit akhir waktu normal permainan.

Kemenangan ini menjadi catatan bersejarah bagi Osasuna, menandai kemenangan pertama mereka atas Real Madrid dalam kurun waktu 15 tahun terakhir.

Evaluasi Alvaro Arbeloa

Menanggapi kekalahan timnya, pelatih Real Madrid, Alvaro Arbeloa, tidak menampik bahwa performa anak asuhnya jauh dari harapan. “Saya kira kami tidak main bagus. Osasuna memainkan permainan mereka, dan dua tembakan ke arah gawang mereka semuanya jadi gol,” ujar Arbeloa seperti dilansir Marca.

Advertisement

Arbeloa menambahkan bahwa timnya seharusnya bisa tampil lebih baik. “Kami bisa kok main lebih bagus lagi. Kami butuh main jauh lebih bagus, dengan intensitas lebih besar karena itulah ekspektasi terhadap kami. Kami kurang kendali dan kurang cepat mengalirkan bola,” jelasnya.

Mantan pemain Real Madrid itu juga menegaskan pentingnya performa maksimal. “Jika kami tidak tampil dengan performa terbaik, tim manapun bisa mengalahkan kami. Tim lawan memberikan 100 persen, dan jika kami tidak…” tambahnya, mengisyaratkan kurangnya upaya maksimal dari timnya.

Statistik Pertandingan

Secara statistik, Real Madrid mendominasi penguasaan bola hingga 61% dengan melepaskan 15 percobaan tembakan, di mana 5 di antaranya mengarah tepat ke gawang Osasuna. Sementara itu, Los Rojillos, julukan Osasuna, mencatatkan 13 percobaan tembakan dengan 2 di antaranya tepat sasaran, yang ironisnya, keduanya berbuah gol.

Informasi lengkap mengenai jalannya pertandingan dan pernyataan pelatih Alvaro Arbeloa disampaikan melalui laporan media olahraga terkemuka setelah laga usai.

Advertisement