Finansial

Harga Emas Dunia Melonjak di Atas 5.200 Dolar AS, Capai 5.263 Dolar AS per Ons di Tengah Ketegangan Geopolitik

Advertisement

Harga emas dunia kembali menguat signifikan, melampaui 5.200 dolar AS per ons pada Sabtu (28/2/2026), didorong oleh meningkatnya ketegangan antara Amerika Serikat (AS) dan Iran serta peningkatan militer AS di Timur Tengah. Investor memburu aset safe haven di tengah kewaspadaan pasar global.

Ketegangan Geopolitik Memicu Kenaikan

Negosiasi antara Washington dan Teheran akan berlanjut pekan depan setelah mencatat “kemajuan signifikan” pada Kamis, menurut mediator Oman. Namun, sumber yang mengetahui posisi AS menyebut para pejabat meninggalkan perundingan dengan rasa kecewa atas perkembangan yang dicapai.

Di sisi lain, inspektur atom Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) melaporkan Iran melakukan aktivitas rutin dan tidak dijelaskan di lokasi pengayaan uranium yang sebelumnya dibom. Kondisi ini berpotensi mempersulit pembicaraan mengenai ambisi nuklir Teheran.

Presiden AS Donald Trump memerintahkan pengerahan militer terbesar di Timur Tengah sejak 2003. Langkah ini turut menopang kenaikan harga emas dunia dalam beberapa hari terakhir, seiring dengan ketegangan yang terus berlanjut terkait aktivitas nuklir Republik Islam tersebut.

Tren Penguatan Emas dan Logam Mulia Lainnya

Sepanjang tahun ini, harga emas dunia telah melonjak lebih dari 20 persen, kembali bertahan di atas 5.000 dolar AS per ons setelah sempat terkoreksi tajam pada akhir Januari. Emas juga mencatat kenaikan bulanan ketujuh secara berturut-turut, menjadi tren terpanjang sejak 1973.

Ketegangan geopolitik dan perdagangan yang berlanjut, tren pelemahan nilai dolar AS, serta kekhawatiran terhadap independensi Federal Reserve menambah dorongan pada reli jangka panjang emas. Seiring pasar yang mulai stabil, investor kembali menambah kepemilikan pada exchange-traded fund (ETF) berbasis emas.

Advertisement

Arus masuk dana hingga Kamis pekan ini lebih dari cukup untuk menutup aksi jual yang terjadi pada awal bulan. Harga emas dunia juga relatif mengabaikan laporan pada Jumat yang menunjukkan harga yang dibayarkan produsen di AS naik lebih tinggi dari perkiraan. Indeks harga produsen meningkat 0,5 persen, sedangkan indikator inti mencatat kenaikan terbesar sejak Juli. Data ekonomi yang kuat tersebut memperkuat alasan bagi bank sentral AS untuk menunda pemangkasan suku bunga secara cepat.

Detail Pergerakan Harga Logam Mulia

Secara rinci, harga emas di pasar spot naik 1,5 persen menjadi 5.263,39 dolar AS per ons pada pukul 15.52 waktu New York. Kenaikan juga terjadi pada logam mulia lainnya, dengan harga perak melonjak 6,2 persen menjadi 93,80 dolar AS per ons, sementara platinum dan paladium turut menguat.

Sementara itu, Indeks Bloomberg Dollar Spot, yang mengukur kinerja mata uang dolar AS, turun kurang dari 0,1 persen.

Informasi lengkap mengenai pergerakan harga komoditas ini disampaikan melalui laporan Bloomberg pada Sabtu (28/2/2026).

Advertisement