Finansial

Harga Emas Dunia Melonjak: Pasar Soroti Ketegangan Geopolitik dan Kebijakan Tarif AS yang Memanas

Advertisement

Harga emas dunia melonjak signifikan, mendekati level 5.200 dollar AS per troy ons pada Kamis, 26 Februari 2026. Kenaikan ini terjadi seiring pelaku pasar mencermati ketegangan geopolitik di Timur Tengah dan dampak kebijakan tarif Amerika Serikat (AS) terhadap perdagangan global.

Ketegangan Geopolitik Dorong Kenaikan Harga Emas

Pengerahan pasukan AS di Timur Tengah telah membuat pasar global berada dalam kondisi waspada. Di saat bersamaan, Washington menjatuhkan sanksi terhadap lebih dari 30 entitas yang diduga mendukung penjualan minyak dan senjata Iran.

Langkah tersebut meningkatkan tekanan terhadap Teheran menjelang putaran terbaru perundingan nuklir yang dijadwalkan berlangsung pada Kamis di Jenewa. Selain itu, insiden di Kuba, di mana pasukan setempat menewaskan empat orang yang melepaskan tembakan dari kapal cepat berpelat Florida, berpotensi memperburuk ketegangan dengan AS.

Dampak Kebijakan Tarif Amerika Serikat

Faktor lain yang turut memengaruhi pergerakan harga emas adalah kebijakan perdagangan AS. Pemerintahan Presiden AS Donald Trump melanjutkan langkah untuk mempertahankan agenda tarifnya, yang menambah ketegangan dengan mitra dagang.

Perwakilan Dagang AS, Jamieson Greer, menyatakan bahwa Presiden Trump akan menandatangani arahan untuk menaikkan tarif global menjadi 15 persen “jika diperlukan”. Sebelumnya, tarif impor sebesar 10 persen mulai berlaku pada Selasa, setelah Mahkamah Agung membatalkan kebijakan tarif resiprokal Trump.

Analisis Pasar dan Pergerakan Mata Uang

Christopher Wong, seorang analis di Oversea-Chinese Banking Corp, menilai pergerakan terbaru emas mencerminkan “penyesuaian harga atas ketidakpastian tarif baru dan kekhawatiran geopolitik”. Menurutnya, konsolidasi dua arah masih mungkin terjadi karena pasar sedang mencerna perkembangan terbaru, termasuk kebijakan Federal Reserve (The Fed) dan pergerakan dollar AS.

Advertisement

Indeks mata uang AS tercatat turun 0,1 persen pada Kamis, setelah sebelumnya melemah 0,2 persen. Kekhawatiran terhadap campur tangan pemerintah dalam kebijakan The Fed juga turut menopang harga emas dunia. Dalam esai perpisahan menjelang pensiun, Presiden Fed Atlanta Raphael Bostic menulis bahwa ia khawatir masyarakat AS mulai mempertanyakan independensi bank sentral.

Performa Emas Sepanjang Tahun dan Logam Mulia Lainnya

Sepanjang tahun ini, harga emas dunia telah menguat hampir 20 persen. Logam mulia tersebut kembali bertahan di atas 5.000 dollar AS per troy ons setelah sempat terkoreksi tajam selama dua hari dari rekor 5.595 dollar AS pada akhir Januari.

Pada perdagangan spot, harga emas naik 0,6 persen menjadi 5.193,79 dollar AS per troy ons pada pukul 12.48 waktu Singapura. Sementara itu, harga perak naik 0,1 persen menjadi 89,32 dollar AS. Platinum menguat, sedangkan paladium melemah.

Informasi mengenai pergerakan harga emas dunia ini disampaikan berdasarkan laporan dari Bloomberg pada Kamis, 26 Februari 2026.

Advertisement