Sepak Bola

Herdman Bentuk Staf Kepelatihan Timnas Indonesia: Padukan Ahli Global dan Paham Kultur Lokal.

Pelatih Timnas Indonesia, John Herdman, telah merampungkan pembentukan tim kepelatihan yang dirancang untuk menyokong ide-idenya sekaligus memahami budaya sepak bola lokal. Langkah ini diambil Herdman sebagai fondasi awal dalam menghadapi tantangan di level internasional, khususnya menjelang FIFA Series 2026.

Filosofi Keseimbangan dalam Staf Kepelatihan John Herdman

Herdman mengungkapkan bahwa komposisi staf kepelatihan yang terbentuk bukanlah keputusan instan. Pelatih asal Inggris ini mengedepankan kombinasi antara individu yang sudah memahami metode kerjanya dengan sosok lokal yang mengerti karakter sepak bola Indonesia.

“Ya, maksud saya, ini selalu tentang mendapatkan perpaduan antara staf lokal dengan para ahli yang, pertama, pernah bekerja dengan saya, memahami metodologi saya, sistem saya, kerangka kerja taktis saya, kerangka kerja budaya saya,” tutur John Herdman pada Selasa (24/3/2026) di tengah sesi latihan Timnas Indonesia.

Di sisi lain, Herdman juga menyadari pentingnya adaptasi dengan kultur sepak bola nasional. Ia menekankan perlunya merangkul hal-hal baik dari orang-orang yang bekerja di Indonesia untuk menyatukan dan mengeluarkan potensi terbaik dari para pemain.

“Tapi juga merangkul budaya Indonesia, merangkul hal-hal baik tentang orang-orang yang bekerja di sini, yang memahami apa yang dibutuhkan untuk menyatukan orang-orang Indonesia dan mengeluarkan yang terbaik dari mereka. Dan saya sedang belajar,” imbuhnya.

Filosofi ini menjadi fondasi dalam membangun tim yang tidak hanya kuat secara taktik, tetapi juga selaras secara budaya. Herdman menegaskan bahwa proses pembangunan tim kepelatihan masih terus berjalan.

Komposisi Staf Kepelatihan Timnas Indonesia

Sejauh ini, sejumlah nama telah bergabung untuk membantu Herdman. Empat asisten pelatih asing yang santer disebut adalah Simon Grayson, Andrej Kostolanski, Cesar Meylan sebagai pelatih performa fisik, dan Steven Vitoria. Nama Damian van Rensburg juga turut melengkapi jajaran staf, yang sebelumnya sudah tidak asing dengan lingkungan timnas Indonesia.

Kehadiran mereka dilengkapi oleh staf lokal seperti Nova Arianto, yang mewakili figur mengenal kultur sepak bola Indonesia, Sofie Imam Rizal, hingga Dzikry Lazuardi. Struktur ini menunjukkan upaya Herdman untuk tidak hanya mengandalkan orang-orang lama, tetapi juga membuka ruang kolaborasi lintas pengalaman.

Herdman menyoroti keberagaman dalam stafnya sebagai kekuatan besar. “Jadi ini semua tentang keseimbangan dan memiliki keberagaman dalam staf kami. Memiliki perwakilan dari tujuh negara berbeda di staf kami, yang menurut saya merupakan sebuah kekuatan besar,” pungkasnya.

Informasi lengkap mengenai pembentukan staf kepelatihan ini disampaikan melalui pernyataan resmi John Herdman yang dirilis pada Selasa, 24 Maret 2026, di tengah sesi latihan Timnas Indonesia.