PT Hanjaya Mandala Sampoerna Tbk (HMSP) secara resmi mengumumkan perubahan susunan Direksi melalui Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) yang digelar di Jakarta pada 27 Februari 2026. Keputusan ini diambil sebagai bagian dari strategi perseroan untuk memperkuat struktur organisasi dan menjaga adaptasi terhadap dinamika industri yang terus berkembang.
Pergantian dan Penunjukan Direksi Baru
Berdasarkan hasil RUPSLB, Houria Raselma ditunjuk untuk menggantikan Gunnar Beckers. Sementara itu, Reno Bontemps kini mengisi posisi yang sebelumnya dipegang oleh Sergio Colarusso. Selain dua nama tersebut, Rianto Probo Hartono resmi bergabung sebagai direktur baru dalam jajaran manajemen HMSP.
Profil Singkat Jajaran Direksi Anyar
Houria Raselma memulai kariernya sebagai Brand Manager di Philip Morris International Aljazair pada tahun 2012. Ia memiliki rekam jejak dalam berbagai inovasi merek dan portofolio produk, serta terlibat dalam transformasi digital untuk afiliasi Philip Morris International di kawasan Eropa Timur, Timur Tengah, dan Afrika.
Reno Bontemps membawa pengalaman lebih dari 15 tahun di bidang keuangan. Ia pernah menduduki sejumlah posisi strategis, meliputi perencanaan strategi, bisnis, hingga anggaran. Sebelum bergabung dengan HMSP, jabatan terakhirnya adalah Direktur Keuangan Philip Morris International untuk kawasan Timur Tengah.
Rianto Probo Hartono merupakan sosok yang telah berkarier selama 18 tahun di Sampoerna. Pengalamannya mencakup berbagai fungsi strategis, termasuk hubungan eksternal dan perencanaan komersial, yang menunjukkan pemahamannya mendalam terhadap operasional perseroan.
Tanggapan Presiden Direktur Sampoerna
Presiden Direktur Sampoerna, Ivan Cahyadi, menyatakan keyakinannya bahwa susunan direksi yang baru akan semakin memperkuat perseroan dalam menghadapi berbagai tantangan industri serta mendorong pertumbuhan usaha yang berkelanjutan.
“Saya percaya pengalaman dan keahlian yang dimiliki Houria, Reno, dan Rianto akan semakin memperkuat Tim Manajemen dan Direksi dalam mendorong kinerja perseroan serta memantapkan pencapaian strategi jangka panjang Sampoerna,” ujar Ivan dalam keterangan resminya.
Ivan Cahyadi juga menyampaikan apresiasi mendalam kepada Gunnar Beckers dan Sergio Colarusso atas kontribusi signifikan mereka selama menjabat di Sampoerna.
“Dengan pengalaman yang luas, ketajaman dalam mengambil keputusan, serta integritas yang tinggi, keduanya telah memberikan kontribusi signifikan bagi perseroan dan turut memperkuat Sampoerna dalam mempertahankan kepemimpinan pasar,” tutup Ivan.
Informasi lengkap mengenai perubahan susunan direksi ini disampaikan melalui pernyataan resmi PT Hanjaya Mandala Sampoerna Tbk yang dirilis pada 27 Februari 2026.
