Finansial

IHSG Terkoreksi Tajam 1,37 Persen ke 8.280,83: Sektor Energi Paling Terpukul, Keuangan Menguat Sendiri

Advertisement

Pada penutupan perdagangan Selasa, 24 Februari 2026, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup melemah signifikan. Indeks acuan ini terkoreksi 115,25 poin atau 1,37 persen, mengakhiri sesi di level 8.280,83.

Pergerakan IHSG dan Data Transaksi Harian

Sepanjang hari perdagangan, IHSG bergerak dalam rentang yang cukup lebar, dari level terendah 8.259,48 hingga level tertinggi 8.437,09. Pembukaan perdagangan tercatat di posisi 8.428,05, sebelum akhirnya ditutup di zona merah.

Berdasarkan data yang dirilis oleh Bursa Efek Indonesia (BEI), volume transaksi saham mencapai 57,86 miliar lembar. Frekuensi perdagangan tercatat sebanyak 3,353 juta kali, dengan nilai transaksi harian mencapai Rp 29,14 triliun. Kapitalisasi pasar bursa pada penutupan hari ini berada di angka Rp 14,895 triliun.

Mayoritas Saham dan Indeks Lokal Ikut Melemah

Pergerakan saham pada penutupan perdagangan hari ini didominasi oleh pelemahan. Tercatat 596 saham mengalami koreksi, sementara hanya 163 saham yang berhasil menguat, dan 199 saham lainnya tidak mengalami perubahan harga.

Indeks-indeks lokal lainnya juga turut memerah. Indeks LQ45 ditutup melemah 1,19 persen atau 10,13 poin ke level 837,63. Sementara itu, indeks KOMPAS100 mencatat penurunan yang lebih dalam, terkoreksi 19,17 persen ke posisi 1.163,64.

Sektor Keuangan Jadi Satu-satunya Penopang di Tengah Pelemahan

Hampir seluruh sektor industri di BEI mengalami pelemahan pada perdagangan hari ini. Hanya sektor keuangan yang berhasil ditutup menguat 1,02 persen, mencapai level 1.504,30, menjadi satu-satunya penopang di tengah tekanan pasar.

Advertisement

Tekanan paling dalam dialami oleh sektor energi, yang anjlok 152,98 poin atau 3,5 persen ke level 4.215,48. Sektor barang baku juga melemah 1,23 persen ke posisi 2.437,50, diikuti sektor properti yang terkoreksi 2,19 persen ke level 1.091,31.

Pelemahan juga merata pada sektor nonsiklikal yang turun 1,41 persen ke posisi 793,05, serta sektor siklikal yang melemah 3,12 persen ke level Rp 1.190,01. Sektor kesehatan terpantau melemah 1,24 persen atau 24,24 poin ke posisi 1.937,56, sementara sektor infrastruktur terkoreksi 2,29 persen ke level 2.299,34.

Selain itu, sektor teknologi turun 1,77 persen atau 156,51 poin ke level 8.676,89, dan sektor transportasi melemah 1 persen ke posisi 2.260,83.

Informasi lengkap mengenai pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan dan kinerja sektoral ini disampaikan melalui data resmi yang dirilis oleh Bursa Efek Indonesia pada Selasa, 24 Februari 2026.

Advertisement