Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menyatakan mengikuti arahan Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad terkait penundaan rencana impor 105.000 mobil pikap dari India. Rencana impor ini ditujukan untuk mendukung program Koperasi Desa Merah Putih (KDMP).
Pernyataan Purbaya disampaikan kepada wartawan di kantor Kementerian Keuangan, Jakarta, pada Selasa, 24 Februari 2026. Sebelumnya, Dasco telah meminta pemerintah menunda rencana tersebut pada Senin, 23 Februari 2026, di Kompleks Parlemen.
Sikap Pemerintah dan DPR RI
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menegaskan bahwa pihaknya mengikuti pernyataan Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad. “Pak Dasco ada komentar katanya kemarin, kami ikuti Pak Dasco saja,” ujar Purbaya di kantor Kementerian Keuangan, Jakarta, pada Selasa, 24 Februari 2026.
Purbaya juga menilai Presiden Prabowo Subianto memiliki sikap yang jelas dalam kebijakan ini, yakni mendorong penguatan industri dalam negeri. “Menurut saya, harusnya sih Presiden juga tujuannya adalah menggalakkan industri dalam negeri. Saya pikir Presiden posisinya clear dalam hal ini,” tambahnya.
Sebelumnya, Sufmi Dasco Ahmad telah meminta pemerintah untuk menunda rencana impor tersebut. Menurutnya, penangguhan ini diperlukan karena Presiden Prabowo Subianto masih melakukan kunjungan kerja ke luar negeri. Dasco meyakini Presiden akan membahas rencana tersebut secara rinci dan meminta masukan dari industri otomotif dalam negeri setibanya di Tanah Air. “Sehingga kami sudah menyampaikan pesan untuk ditunda dulu,” kata Dasco di Kompleks Parlemen, Jakarta, pada Senin, 23 Februari 2026.
Kronologi Rencana Impor dan Tanggapan Agrinas
Meskipun demikian, Joao menyatakan bahwa pihaknya siap mengikuti pesan dari DPR RI untuk menunda impor tersebut. Ia juga memastikan bahwa unit kendaraan yang telah tiba di Indonesia masih menunggu arahan resmi pemerintah sebelum digunakan atau didistribusikan.
Informasi mengenai penundaan impor pikap ini disampaikan melalui pernyataan resmi Kementerian Keuangan dan DPR RI, serta konfirmasi dari PT Agrinas Pangan Nusantara.
