Inter Milan bersiap menghadapi laga krusial leg kedua play-off fase gugur Liga Champions melawan Bodo/Glimt. Setelah menelan kekalahan di leg pertama, Nerazzurri bertekad tampil menyerang demi membalikkan agregat di Giuseppe Meazza.
Pertandingan penentuan ini akan digelar pada Rabu, 25 Februari 2026, di kandang Inter Milan. Tim asuhan Cristian Chivu mengusung misi sulit untuk dapat melaju ke babak 16 besar kompetisi paling bergengsi di Eropa tersebut.
Misi Sulit Inter Milan di Giuseppe Meazza
Inter Milan diwajibkan meraih kemenangan dengan selisih lebih dari dua gol pada leg kedua ini. Hal tersebut menyusul hasil buruk di leg pertama, di mana Inter takluk 1-3 saat bertandang ke markas Bodo/Glimt.
Kekalahan tersebut menempatkan Inter dalam posisi yang kurang menguntungkan. Dukungan penuh dari para penggemar di Giuseppe Meazza diharapkan mampu membangkitkan semangat juang tim untuk mencapai target.
Kekalahan di Leg Pertama dan Tekad Bangkit
Pada laga leg pertama, Bodo/Glimt berhasil unggul lebih dulu melalui gol Sonder Fet. Inter sempat menyamakan kedudukan lewat Pio Esposito, namun juara Norwegia itu kembali mencetak dua gol dalam rentang waktu tiga menit melalui Jens Petter Hauge dan Kasper Hogh, memastikan kemenangan mereka.
Pelatih Inter, Cristian Chivu, mengakui kekecewaan atas hasil tersebut. Namun, ia menegaskan bahwa timnya telah melupakan hasil buruk itu dan kini fokus penuh untuk membalikkan keadaan di leg kedua. Chivu telah mempersiapkan timnya untuk tampil agresif sejak awal.
Strategi Cristian Chivu: Agresif dan Siap 120 Menit
Cristian Chivu menyatakan bahwa Inter Milan akan mengambil inisiatif menyerang sejak peluit pertama dibunyikan. Tujuannya adalah untuk segera menyamakan agregat dan menciptakan peluang sebanyak mungkin.
“Seharusnya kami bisa bermain lebih baik, dan ada banyak kekecewaan. Tapi kami sudah melupakan itu dan sekarang saya fokus pada pendekatan dan kepercayaan diri kami – untuk menjadi versi terbaik dari diri kami sendiri dan mengetahui bahwa kami bisa membalikkan keadaan,” ujar Chivu dikutip dari situs UEFA.
Chivu juga menambahkan bahwa timnya telah disiapkan untuk menghadapi kemungkinan babak tambahan waktu. “Kami akan mencoba untuk bangkit kembali. Ini akan menjadi pertandingan menyerang, pendekatan kami akan agresif. Kami harus siap bermain bahkan selama 120 menit,” jelasnya.
Informasi lengkap mengenai persiapan Inter Milan menghadapi Bodo/Glimt disampaikan melalui pernyataan resmi Cristian Chivu yang dirilis melalui situs UEFA.
