Finansial

IPC TPK Perkuat Fasilitas Terminal Tanjung Priok Demi Kelancaran Distribusi Kebutuhan Pokok Ramadhan

Advertisement

IPC Terminal Petikemas (IPC TPK) resmi memperkuat kapasitas produksi dengan menambah dua unit Rubber Tyred Gantry Crane (RTGC) di Area Terminal Support Pelabuhan Tanjung Priok. Langkah strategis ini dilakukan untuk meningkatkan fleksibilitas penanganan petikemas sekaligus mendongkrak kapasitas produksi di lapangan penumpukan lini 2 menjelang bulan suci Ramadhan.

Antisipasi Lonjakan Arus Barang Ramadhan

Penambahan fasilitas ini bertujuan mempercepat proses receiving atau delivery serta pengaturan petikemas di terminal. Upaya tersebut diharapkan mampu meminimalkan potensi kepadatan saat terjadi lonjakan arus barang, terutama untuk distribusi kebutuhan pokok dan komoditas konsumsi masyarakat yang biasanya meningkat signifikan.

Corporate Secretary IPC TPK, Pramestie Wulandary, menjelaskan bahwa perusahaan berkepentingan menjaga produktivitas terminal serta memastikan keandalan layanan bongkar muat di seluruh area operasional. Menurutnya, periode Ramadhan selalu membawa dinamika tersendiri dalam pola distribusi barang nasional.

“Periode Ramadhan selalu menghadirkan dinamika tersendiri dalam pola distribusi barang, khususnya terkait distribusi kebutuhan pokok dan barang konsumsi masyarakat. Kami memastikan seluruh proses pelayanan berjalan optimal sepanjang bulan suci Ramadhan,” ujar Pramestie dalam keterangan tertulisnya pada Jumat (20/2/2026).

Optimalisasi Operasional dan Perawatan Preventif

Selain menambah alat, IPC TPK mengoptimalkan pola kerja melalui pengaturan jadwal yang lebih adaptif. Perusahaan juga memperkuat koordinasi dengan para pemangku kepentingan di lingkungan kepelabuhanan untuk memastikan kelancaran arus logistik nasional tetap terjaga tanpa hambatan berarti.

Advertisement

Anak usaha Pelindo Group ini turut memanfaatkan golden time atau waktu tanpa aktivitas kapal untuk melakukan perawatan preventif pada peralatan. Langkah ini diambil guna menjaga keandalan operasional terminal dan memastikan ketersediaan suku cadang agar tidak terjadi gangguan layanan mendadak di tengah tingginya aktivitas pelabuhan.

Aspek Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) juga menjadi perhatian utama dengan pengawasan yang lebih ketat selama periode Ramadhan. Pramestie menegaskan bahwa peningkatan kebutuhan masyarakat tidak boleh terkendala oleh masalah teknis di sisi terminal, sehingga seluruh kesiapan operasional telah diperkuat sejak dini.

Informasi lengkap mengenai penguatan fasilitas operasional ini disampaikan melalui pernyataan resmi IPC TPK yang dirilis pada Jumat, 20 Februari 2026.

Advertisement