Olahraga

John Herdman Soroti Taktik Luwes Timnas Indonesia saat Bungkam Oman

Timnas Indonesia menampilkan permainan dinamis saat mengalahkan Oman 3-0 di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Jumat (5/6/2026). Dalam laga itu, pelatih John Herdman menerapkan pendekatan taktik yang luwes dengan memaksimalkan pemain serba bisa, termasuk Kevin Diks, Rizky Ridho, dan Donny Tri Pamungkas.

Secara formasi, Timnas Indonesia bermain dengan skema 3-4-3. Namun, di lapangan, para pemain tidak terpaku pada pakem karena diberi ruang untuk bergerak dinamis sesuai kebutuhan pertandingan.

Taktik luwes John Herdman di Timnas Indonesia

Fleksibilitas itu terlihat dari peran sejumlah pemain belakang. Rizky Ridho yang dipasang sebagai bek tengah beberapa kali maju ke depan untuk mengirim umpan silang, sementara Kevin Diks yang dimainkan sebagai bek sayap kanan tetap mampu menyesuaikan diri meski di klubnya, Borussia Moenchengladbach, ia berposisi sebagai bek tengah.

Menurut Herdman, Kevin Diks menjadi salah satu contoh utama pemain dengan kemampuan multiperan di skuad Garuda. Pelatih asal Inggris itu menilai Diks bisa ditempatkan di sejumlah posisi sesuai kebutuhan tim.

“Kevin Diks adalah salah satu pemain paling fleksibel yang kami miliki. Dia bisa bermain sebagai bek tengah, wing-back, maupun di beberapa posisi lainnya.

“Saat ini kami menempatkannya di posisi yang menurut kami paling dibutuhkan tim,” kata Pelatih Timnas Indonesia John Herdman, Senin (8/6).

Herdman juga menilai kontribusi Diks tidak hanya terlihat dalam bertahan, tetapi juga saat membantu serangan. Ia menyebut statistik Diks menjadi salah satu yang terbaik di tim dalam aspek ofensif.

“Dia memiliki kualitas, kekuatan, dan profesionalisme yang luar biasa. Percaya atau tidak, secara statistik Kevin menjadi salah satu pemain terbaik kami dalam aspek menyerang. Saya sangat puas dengan kontribusinya,” ujarnya menambahkan.

Penyesuaian posisi di lini belakang

Dalam pertandingan melawan Oman, Diks juga sempat digeser ke posisi bek kiri ketika Donny Tri Pamungkas masuk pada babak kedua. Penyesuaian itu dilakukan karena Timnas Indonesia memiliki banyak opsi di lini belakang, sehingga perubahan peran diperlukan saat pergantian pemain dilakukan.

Herdman mengaku puas dengan aksi Diks ketika menjalankan tugas berbeda. Ia menegaskan para pemain belakang Timnas Indonesia dituntut kreatif dan mampu memainkan lebih dari satu peran.

“Seperti yang Anda tahu kami punya banyak sekali bek dari Ridho, Elkan (Baggott), Justin Hubner, Matthew Baker, Jay Idzes, Mees Hilgers. Kevin mungkin tak bermain sebagai bek sayap di Bundesliga, tetapi di AFC, dia bisa jadi salah satu bek sayap terbaik di Asia,” ucap John Herdman.

Perkembangan Donny Tri Pamungkas

Selain Kevin Diks, Herdman juga menyoroti perkembangan Donny Tri Pamungkas. Ia menilai pemain muda itu terus menunjukkan kemajuan setiap kali mendapat kesempatan bermain bersama tim nasional.

“Sementara Dony Tri Pamungkas terus berkembang. Setiap kali mendapatkan kesempatan bermain, dia selalu masuk dengan mentalitas untuk menciptakan sesuatu.

Dia menunjukkan kemampuan bermain di kedua sisi lapangan dan terus berkembang dalam perannya di tim nasional,” kata pelatih asal Inggris itu.

Kemenangan 3-0 atas Oman memperlihatkan bagaimana Timnas Indonesia memainkan formasi 3-4-3 secara fleksibel. Pendekatan itu ditopang oleh kedalaman skuad di lini belakang dan kemampuan pemain untuk berganti peran sepanjang pertandingan.