Pelatih Benfica, Jose Mourinho, harus menerima kenyataan pahit setelah diganjar kartu merah saat timnya takluk 0-1 dari Real Madrid pada laga leg pertama playoff Liga Champions. Pertandingan yang digelar di Stadion Da Luz pada Rabu (18/1/2026) dini hari WIB tersebut berakhir dengan kemenangan tipis tim tamu melalui gol tunggal Vinicius Junior di babak kedua.
Detail Pertandingan dan Insiden di Lapangan
Laga antara Benfica dan Real Madrid berlangsung dalam tensi tinggi sejak menit awal. Selain kekalahan tuan rumah, pertandingan ini juga diwarnai dengan dugaan aksi rasisme yang dilakukan oleh pemain Benfica, Gianluca Prestianni, terhadap Vinicius Junior. Puncak ketegangan terjadi di enam menit terakhir waktu normal saat wasit mengeluarkan dua kartu kuning berujung kartu merah untuk Jose Mourinho.
Alasan Pengusiran Jose Mourinho
Mourinho diusir dari pinggir lapangan setelah melayangkan protes keras terhadap keputusan wasit. Pelatih asal Portugal tersebut geram karena wasit tidak memberikan kartu kuning kedua kepada Vinicius Junior, padahal pemain asal Brasil itu melakukan tekel keras terhadap Richard Rios di dekat kotak penalti Benfica.
Usai laga, sosok yang menjuluki dirinya The Special One itu mengungkapkan alasan di balik kemarahannya. Ia menuding adanya instruksi khusus kepada wasit untuk melindungi pemain-pemain tertentu dari hukuman kartu.
Tudingan Adanya Daftar Pemain Kebal Kartu
Mourinho secara blak-blakan menyebut bahwa wasit memiliki catatan khusus agar tidak menghukum sejumlah pemain Real Madrid. Hal ini ia sampaikan langsung kepada sang pengadil di lapangan sebelum akhirnya diusir keluar.
“Mereka memberi saya kartu merah karena saya mengatakan sesuatu yang sangat jelas: wasit memiliki secarik kertas dengan tulisan Aurelien Tchouameni, Carreras, dan Dean Huijsen jangan diberi kartu kuning,” cetus Mourinho sebagaimana dilansir Marca.
Ia juga menambahkan bahwa wasit sama sekali tidak mencabut kartu untuk Carreras dan Tchouameni meski terjadi pelanggaran. “Saya sudah berada di bangku cadangan untuk 1.400 pertandingan, dan saya tahu betul bagaimana cara kerja hal-hal semacam ini,” tambahnya.
Konsekuensi Absen di Santiago Bernabeu
Akibat hukuman kartu merah tersebut, Mourinho dipastikan tidak dapat mendampingi anak asuhnya saat melakoni laga tandang ke Santiago Bernabeu pada leg kedua pekan depan. Ia dilarang berada di ruang ganti maupun berkomunikasi dengan tim selama pertandingan berlangsung.
“Ini akan sulit bagi saya karena tidak bisa berkomunikasi dengan tim. Namun, staf dan asisten saya akan berada di sana untuk menjalankan tugas mereka,” ujar Mourinho dikutip dari AS.
Informasi lengkap mengenai insiden dan pernyataan resmi Jose Mourinho ini dirilis melalui laporan pertandingan resmi dan kutipan media olahraga internasional pada Rabu, 18 Februari 2026.
