Pelatih Benfica, Jose Mourinho, mengakui menghadapi tekanan emosional yang signifikan menyusul kontroversi dalam laga Liga Champions melawan Real Madrid pada Selasa lalu. Insiden yang melibatkan penyerang Real Madrid, Vinicius Junior, serta komentar Mourinho pasca-pertandingan, menjadi sorotan publik.
Kontroversi Laga Benfica vs Real Madrid
Pertandingan Liga Champions di Lisbon yang berakhir dengan kemenangan 1-0 untuk Real Madrid diwarnai keributan. Insiden bermula saat Vinicius Junior mencetak gol ke gawang Benfica.
Penyerang asal Brasil itu kemudian melaporkan kepada wasit bahwa ia menerima hinaan rasisme dari pemain Benfica, Gianluca Prestianni. Sebelumnya, Vinicius juga mendapat cibiran dari suporter tuan rumah karena selebrasi golnya dinilai berlebihan.
Menanggapi insiden tersebut, Mourinho menuding Vinicius merayakan gol dengan cara yang tidak menghormati lawan. Ia juga menyatakan bahwa ada yang salah dengan Vinicius karena cibiran kepadanya selalu muncul di setiap stadion yang ia datangi. Komentar Mourinho ini kemudian menuai kritik keras dari berbagai pihak yang menilai dirinya munafik.
Pengakuan Jose Mourinho atas Tekanan Emosional
Menjelang laga Liga Portugal melawan AVS, Jose Mourinho memilih untuk tidak mengadakan jumpa pers seperti biasanya. Ia menyampaikan pernyataannya melalui kanal resmi Benfica pada Jumat, 20 Februari 2026, yang dikutip oleh Sky Sports.
“Laga itu sangat menuntut dalam setiap aspek. Hingga menit ke-50 (momen gol Vinicius), itu adalah laga yang hebat, dengan intensitas maksimal, baik dari segi fisik maupun taktik, dan dalam hal konsentrasi yang harus kami miliki untuk bermain di level itu,” ujar Mourinho.
Mourinho melanjutkan, “Namun, saya juga tak bisa mengabaikan bahwa, dari menit ke-51 hingga sekarang – dan tak akan berakhir di sini – secara emosional tak mudah menghadapi semua yang telah terjadi dan terus terjadi.”
Ia menegaskan pentingnya fokus timnya. “Tetapi ada laga besok (Sabtu), Laga penting, laga yang, untuk ambisi dan impian kami, sangat penting untuk dimenangkan. Kami harus tetap fokus dan berusaha tampil di level tertinggi,” jelasnya.
Persiapan Laga Mendatang dan Sanksi Mourinho
Setelah menghadapi AVS dalam laga Liga Portugal pada Sabtu, 21 Februari 2026, Benfica dijadwalkan akan bertandang ke markas Real Madrid untuk menjalani leg kedua Liga Champions pada Kamis, 26 Februari 2026.
Dalam pertandingan leg kedua tersebut, Jose Mourinho tidak dapat mendampingi timnya dari bangku cadangan. Ia menerima kartu merah pada leg pertama karena memprotes keputusan wasit.
Informasi lengkap mengenai pernyataan Jose Mourinho disampaikan melalui kanal resmi Benfica yang dirilis pada Jumat, 20 Februari 2026, dan dikutip oleh Sky Sports.
