Pasangan ganda campuran lintas negara, Hee Yong Kai Terry/Gloria Emanuelle Widjaja, berhasil menciptakan kejutan besar di babak 16 besar German Open 2026 pada Kamis (26/2/2026). Bertanding di Westenergie Sporthalle, Muelheim an der Ruhr, mereka sukses menyingkirkan unggulan sekaligus juara bertahan asal Denmark, Mathias Christiansen/Alexandra Boje, melalui pertarungan tiga gim sengit.
Terry/Gloria mengamankan kemenangan dengan skor 21-19, 15-21, 21-11. Hasil ini menjadi pencapaian signifikan mengingat Alexandra Boje berstatus juara bertahan turnamen bergengsi ini.
Balas Dendam Manis Gloria Emanuelle Widjaja
Kemenangan ini memiliki makna tersendiri bagi Gloria Emanuelle Widjaja. Pada German Open tahun sebelumnya, 2025, Alexandra Boje yang berpasangan dengan Robin Tabeling (Belanda) sukses meraih gelar juara.
Kala itu, Boje/Tabeling mengalahkan wakil Indonesia, Rehan Naufal Kusharjanto/Gloria Emanuelle Widjaja, di partai final. Kini, Gloria yang berpasangan dengan Hee Yong Kai Terry (Singapura) berhasil membalas kekalahan tersebut, sementara Boje kembali berduet dengan partner lamanya, Mathias Christiansen.
Momen Krusial dan Konsentrasi Lawan Buyar
Terry/Gloria tampil agresif sejak awal gim pertama, melancarkan pukulan tajam dan permainan net tipis yang menyulitkan Mathias/Boje. Meskipun pasangan Denmark sempat mengejar di poin kritis, Terry/Gloria tetap tenang dan mengunci gim pertama 21-19.
Memasuki gim kedua, Mathias/Boje mengubah pola permainan, memaksa Terry/Gloria menyerah 15-21 dan membuat pertandingan berlanjut ke gim penentu. Momen titik balik terjadi di gim ketiga saat skor 3-0 untuk Terry/Gloria.
Mathias/Boje melakukan protes keras kepada wasit terkait keputusan poin yang diberikan kepada lawan, mengklaim pukulan smes Terry/Gloria keluar lapangan. Namun, wasit memiliki pandangan berbeda dan tetap memberikan poin tambahan, yang sontak membuat konsentrasi Mathias/Boje buyar. Situasi ini dimanfaatkan maksimal oleh Terry/Gloria untuk terus mendulang poin hingga menyegel kemenangan 21-11.
Ketenangan Jadi Kunci Utama
Gloria Emanuelle Widjaja mengungkapkan bahwa ketenangan menjadi faktor kunci di balik kemenangan mereka atas Mathias/Boje. Ketenangan tersebut membantunya mengeluarkan kemampuan terbaik dan melancarkan pukulan mematikan di depan net.
“Puji Tuhan hari ini semuanya berjalan dengan cukup baik dan masih sesuai dengan yang saya harapkan,” ujar Gloria dalam keterangan tertulis PBSI. “Entah kenapa dari awal saya memang ingin menikmati. Saya ingin menjalani pertandingan dengan santai, tapi tetap on point dan tetap bertanggung jawab di lapangan.”
“Hari ini saya merasa lebih tenang, dan itu juga membantu saya untuk menenangkan Terry di lapangan. Jadi, kami bisa lebih kalem dalam menghadapi situasi-situasi sulit,” jelasnya.
Tantangan di Perempat Final
Selanjutnya, Hee Yong Kai Terry/Gloria Emanuelle Widjaja akan menghadapi wakil Malaysia, Goh Soon Huat/Lai Shevon Jemie, yang merupakan unggulan kelima. Pertandingan perempat final German Open 2026 ini dijadwalkan berlangsung pada Jumat (27/2/2026).
Gloria menyatakan kesiapannya menghadapi tantangan berikutnya. “Besok melawan Goh/Lai yang juga pasangan unggulan. Kami akan mempersiapkan semua dengan baik, mulai dari kondisi fisik, mental, hingga strategi permainan,” tandas Gloria.
Informasi lengkap mengenai hasil pertandingan dan jadwal German Open 2026 disampaikan melalui pernyataan resmi PBSI dan penyelenggara turnamen.
