Finansial

Kemenhub Soroti Perbaikan Jalan Mudik Lebaran 2026, Target Rampung H-10 dan Stimulus Tiket Pesawat Naik

Menteri Perhubungan (Menhub) Dudy Purwagandhi mengumumkan bahwa Kementerian Pekerjaan Umum (PU) menargetkan perbaikan jalan yang menjadi rute mudik Lebaran 2026 akan rampung paling lambat H-10 sebelum hari raya. Pernyataan ini disampaikan Dudy saat ditemui di Stasiun Gambir, Jakarta, pada Selasa, 24 Februari 2026.

Target Perbaikan Jalan dan Prioritas Jalur Mudik

Menhub Dudy Purwagandhi menegaskan komitmen Kementerian PU untuk menyelesaikan perbaikan infrastruktur jalan yang akan digunakan pemudik. “Dari Kementerian PU menjanjikan bahwa paling lambat itu H-10 itu sudah selesai,” ujar Dudy.

Perbaikan ini secara khusus menyasar jalur-jalur yang akan dilalui oleh pemudik sepeda motor, seperti di jalan Pantura. “Perbaikannya di jalan Pantura atau jalan-jalannya akan dilalui oleh para pemudik yang menggunakan sepeda motor,” tambahnya.

Koordinasi Pusat-Daerah dan Anggaran

Dudy menjelaskan bahwa Kementerian Perhubungan (Kemenhub) memahami keterbatasan anggaran yang dimiliki pemerintah daerah. Oleh karena itu, perbaikan infrastruktur untuk menjamin keamanan mudik Lebaran dikoordinasikan secara intensif bersama Kementerian PU.

Pemerintah pusat dan daerah telah melakukan pemetaan untuk menentukan ruas jalan mana saja yang akan diprioritaskan perbaikannya. “Kita juga harus memahami kondisi anggaran dari Pemda,” tutur Dudy, menekankan pentingnya sinergi antarlembaga.

Persiapan Mudik 2026 dan Kebijakan Pendukung

Menhub Dudy Purwagandhi mengungkapkan bahwa persiapan menjelang mudik Lebaran 2026 memiliki pendekatan yang berbeda dan diharapkan lebih baik dibandingkan tahun sebelumnya. Ia menyoroti peningkatan stimulus tiket pesawat dari sekitar 14 persen menjadi 18 persen.

“Kemarin hanya sampai sekitar 14 persen sekarang menjadi sampai 18 persen. Jadi kita harap bahwa apa yang sudah kita lakukan tahun kemarin lebih baik lagi pada tahun ini,” jelas Dudy.

Selain insentif transportasi umum, pemerintah juga telah menetapkan sejumlah kebijakan lain untuk mendukung kelancaran mudik Lebaran 2026. Kebijakan tersebut meliputi penguatan keamanan pada simpul dan koridor transportasi, pengendalian titik rawan kendaraan dan kemacetan, serta pengamanan objek vital nasional.

Pemerintah juga memberikan perhatian khusus pada wilayah rawan bencana dan berencana menerapkan operasi modifikasi cuaca. “Koordinasi dibutuhkan agar terbentuk sinkronisasi yang lebih baik antar pengambil kebijakan dalam kelancaran pelaksanaan angkutan Lebaran 2026,” pungkas Dudy dalam keterangan resminya.

Informasi lengkap mengenai persiapan dan kebijakan mudik Lebaran 2026 ini disampaikan melalui pernyataan resmi Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi yang dirilis pada Selasa, 24 Februari 2026.