Polemik paspor atau paspoortgate di Liga Belanda (Eredivisie) yang melibatkan pemain Timnas Indonesia, Dean James, masih berlanjut. Jaksa Independen KNVB telah merampungkan penyelidikan kasus tersebut, namun keputusannya memicu respons dari pihak NAC Breda yang kini mempertimbangkan langkah banding.
Keputusan KNVB: Tak Ada Sanksi untuk Go Ahead Eagles
Jaksa independen KNVB untuk sepak bola profesional telah menyelesaikan penyelidikan terkait kelayakan pemain Go Ahead Eagles, Dean James. Hasilnya, KNVB memutuskan untuk tidak menjatuhkan sanksi kepada Go Ahead Eagles dan tidak akan menggelar ulang pertandingan melawan NAC Breda.
“Jaksa independen KNVB untuk sepak bola profesional telah menyelesaikan penyelidikan terhadap kelayakan pemain Go Ahead Eagles, Dean James,” demikian laporan ESPN. “Diputuskan untuk tidak mengambil tindakan disipliner apa pun.”
KNVB mengumumkan keputusan ini melalui siaran pers pada Rabu pagi, 08 April 2026, yang sempat dianggap sebagai akhir dari polemik berkepanjangan ini.
NAC Breda Pertimbangkan Banding
Meskipun KNVB telah mengeluarkan putusan, NAC Breda dilaporkan belum sepenuhnya menerima hasil tersebut. Klub asal Brabant ini sedang mempertimbangkan untuk mengajukan banding terhadap keputusan jaksa independen.
“Skandal paspor mungkin belum berakhir menyusul putusan jaksa independen untuk sepak bola profesional KNVB, yang menyatakan bahwa tidak akan ada tindakan lebih lanjut setelah Go Ahead Eagles menurunkan Dean James,” tulis Voetbal International.
NAC Breda menyatakan sedang menunggu perkembangan lebih lanjut sebelum secara resmi mengajukan banding. “NAC Breda sedang mempertimbangkan untuk mengajukan banding, tetapi menunggu untuk melihat apa yang terjadi terlebih dahulu,” tambah laporan tersebut.
Kronologi Kasus Paspor Dean James
Kasus ini bermula setelah Dean James resmi menjadi Warga Negara Indonesia (WNI) pada Maret 2025. Perubahan status kewarganegaraan ini mengharuskan James memiliki izin kerja sebagai pemain non-Uni Eropa untuk dapat tampil di Liga Belanda.
NAC Breda kemudian melaporkan Dean James karena dianggap tidak memenuhi syarat bermain. Mereka menilai keikutsertaan pemain tersebut tidak sesuai dengan aturan yang berlaku.
“Jaksa penuntut telah menetapkan bahwa James tidak memenuhi syarat untuk bermain dalam pertandingan antara Go Ahead dan NAC,” tulis klub Brabant di situs resminya. “Dewan kompetisi sekarang harus membuat keputusan resmi dalam waktu dekat mengenai pertandingan ulang antara Go Ahead Eagles dan NAC.”
“NAC juga menunggu keputusan ini dan kemudian akan menanggapi lebih lanjut masalah ini,” lanjut pernyataan resmi klub.
Dampak Potensial bagi Klasemen Eredivisie
Hasil dari proses banding ini berpotensi memiliki dampak signifikan terhadap klasemen Eredivisie. NAC Breda saat ini berada di posisi ke-17 dari 18 tim, menempatkan mereka di zona degradasi.
Dengan selisih poin hanya tiga angka dari zona aman, keputusan terkait kemungkinan laga ulang menjadi sangat krusial bagi peluang NAC Breda untuk bertahan di Eredivisie musim depan.
Informasi lengkap mengenai isu ini disampaikan melalui pernyataan resmi KNVB yang dirilis pada Rabu, 08 April 2026, serta respons dari pihak NAC Breda yang dimuat di media Belanda.
