Sepak Bola

Liga Champions: Pelatih Bodo/Glimt Tanggapi Dingin Keluhan Inter Milan soal Kondisi Rumput Aspmyra Stadion

Advertisement

Pelatih Bodo/Glimt, Kjetil Knutsen, menyatakan tidak ambil pusing dengan keluhan Inter Milan terkait kondisi rumput stadion timnya. Pernyataan ini disampaikan jelang leg kedua playoff 16 besar Liga Champions di San Siro, Rabu (25/2/2026), setelah Inter mengkritik lapangan Aspmyra Stadion yang menggunakan rumput sintetis.

Latar Belakang Keluhan Inter Milan

Kritik terhadap kondisi lapangan Aspmyra Stadion pertama kali dilontarkan oleh pelatih Inter Milan, Cristian Chivu. Ia menyoroti penggunaan rumput sintetis di markas Bodo/Glimt tersebut.

Kondisi lapangan itu diduga menjadi penyebab cedera yang dialami penyerang andalan Inter, Lautaro Martinez, sehingga ia dipastikan absen pada leg kedua. Pada pertemuan pertama di kandang Bodo/Glimt, tim tuan rumah berhasil meraih kemenangan meyakinkan 3-1 atas Nerazzurri.

Tanggapan Tegas Pelatih Bodo/Glimt Kjetil Knutsen

Menanggapi keluhan tersebut, Kjetil Knutsen memilih untuk tidak ambil pusing. Ia mengungkapkan bahwa ini bukan kali pertama timnya menerima komplain terkait kondisi rumput stadion.

Knutsen menjelaskan, kondisi geografis Aspmyra Stadion yang dekat dengan Lingkar Arktik memang menyulitkan untuk menumbuhkan rumput alami. “Tidak ada yang bisa saya lakukan tentang itu. Kami hanya perlu fokus pada apa yang bisa kami kontrol,” ujar Knutsen dalam konferensi pers pra-laga pada Senin (23/2/2026), dikutip dari Tuttomercatoweb.

Ia juga membandingkan dengan tim lain yang pernah bermain di sana. “(Manchester) City (yang juga bermain di sana sebelum Inter) bahkan tidak mengeluhkan lapangan, dan kami juga tidak terbiasa dengan lapangan San Siro,” tambahnya.

Advertisement

Knutsen menegaskan prioritasnya. “Saya tetap fokus pada hal lain. Bagi saya, tidak bijak untuk membicarakan konteks lain yang tidak berkaitan dengan sepak bola, tetapi apa yang dilakukan orang lain tidak penting bagi saya,” katanya.

“Saya ingin para pemain fokus pada laga ini, dan saya juga harus melakukan hal yang sama,” tegas Knutsen, menekankan pentingnya konsentrasi penuh pada pertandingan.

Peluang Bodo/Glimt Melaju ke Babak 16 Besar

Dengan bekal kemenangan 3-1 di leg pertama, Bodo/Glimt kini hanya membutuhkan hasil imbang atau kekalahan dengan selisih satu gol saja untuk memastikan langkah mereka ke babak 16 besar Liga Champions.

Informasi lengkap mengenai persiapan kedua tim jelang laga penentuan ini disampaikan melalui berbagai pernyataan resmi dan konferensi pers yang dirilis pada Senin, 23 Februari 2026.

Advertisement