Malut United FC bersiap melakoni laga kandang krusial menjamu PSM Makassar dalam lanjutan Super League 2025-2026. Pertandingan yang dijadwalkan berlangsung di Stadion Gelora Kie Raha, Ternate, pada Sabtu, 7 Maret 2026, pukul 19.00 WIB ini menjadi ajang bagi Laskar Kie Raha untuk mempertahankan tren positif di hadapan pendukungnya.
Meskipun menghadapi jeda pertandingan yang singkat, Malut United menegaskan kesiapan penuh mereka. Tim pelatih dan pemain memastikan bahwa persiapan telah dimaksimalkan untuk menyambut kedatangan Juku Eja.
Kesiapan Penuh Malut United Hadapi Jadwal Padat
Asisten pelatih Malut United, Ricardo Salampessy, mengungkapkan bahwa timnya akan tampil dengan kekuatan penuh. Sejumlah pemain inti yang sebelumnya absen kini telah kembali bergabung.
“Ciro dan Alwi yang sebelumnya mengalami masalah pada kakinya kini sudah kembali ke tim,” ungkap Ricardo Salampessy pada Jumat, 6 Maret 2026. Ia menambahkan, “Angulo dan Igor juga telah kembali dari akumulasi kartu kuning, lalu pada pertandingan terakhir tak ada pemain yang mengalami cedera.”
Ricardo Salampessy bertugas sementara menggantikan posisi pelatih kepala, Hendri Susilo, yang harus absen karena masalah kesehatan. Meski demikian, komunikasi antara keduanya tetap terjaga guna memastikan kesiapan optimal anak asuhnya.
“Secara keseluruhan, kami sudah siap bertanding. Semua pemain bisa untuk dimainkan,” tutur Ricardo, menegaskan kesiapan skuadnya. Ia juga berharap, “Semoga dapat melanjutkan hasil positif serta memberikan hiburan untuk masyarakat Maluku Utara dan Maluku.”
Optimisme serupa disampaikan oleh perwakilan pemain Malut United, Gustavo Franca. Ia memastikan bahwa jadwal padat Super League tidak akan berdampak signifikan terhadap performa tim.
“Persiapan berjalan lancar meski kami tak memiliki banyak waktu setelah pertandingan terakhir. Namun, kami 100 persen bugar dan siap meraih tiga poin,” imbuh Gustavo Franca, menunjukkan tekad tim untuk meraih kemenangan.
Saat ini, Malut United menempati urutan ke-4 klasemen sementara Super League dengan perolehan 44 poin. Mereka mencatatkan 13 kemenangan, tujuh di antaranya diraih di kandang. Hingga pekan ke-24, Laskar Kie Raha telah mengemas 23 poin dari laga kandang, dengan total 31 gol dicetak, di mana David Da Silva dan Ciro Alves menjadi penyumbang terbanyak dengan masing-masing 8 gol.
PSM Makassar dalam Tekanan, Malut United Tetap Waspada
Di sisi lain, PSM Makassar datang ke Ternate dengan situasi yang kurang menguntungkan. Pasukan asuhan Thomas Trucha ini menelan empat kekalahan beruntun, membuat mereka tertahan di peringkat ke-13 dengan 23 poin.
Juku Eja juga mencatatkan rekor buruk di laga tandang, menelan empat kekalahan dari empat pertandingan terakhir mereka. Selain itu, mereka hanya membukukan sekali clean sheet dari 12 laga tandang sepanjang musim ini.
Meskipun statistik PSM sedang jeblok, tim pelatih Malut United tetap mewaspadai potensi kebangkitan lawan. Ricardo Salampessy menegaskan bahwa pihaknya telah menyiapkan strategi untuk mengantisipasi hal tersebut.
“Mereka datang dengan semangat memutus hasil minor empat kekalahan beruntun. Hal itulah yang menjadi perhatian dan kami akan mengantisipasinya,” cetus Ricardo Salampessy, menunjukkan bahwa Malut United tidak akan meremehkan lawan.
Rekor Pertemuan Kedua Tim
Malut United dan PSM Makassar tercatat sudah tiga kali bertemu sejak musim lalu. Dari tiga pertemuan tersebut, kedua tim sama-sama meraih satu kemenangan, sementara satu pertandingan lainnya berakhir imbang.
Duel terakhir kedua tim terjadi pada putaran pertama musim ini, tepatnya pada 12 Desember 2025, di Stadion Gelora BJ Habibie, Parepare. Kala itu, Malut United berhasil meraih kemenangan tipis 1-0 berkat gol tunggal dari David Da Silva.
Informasi lengkap mengenai kesiapan Malut United dan kondisi terkini kedua tim disampaikan melalui pernyataan resmi asisten pelatih Ricardo Salampessy dan perwakilan pemain Gustavo Franca yang dirilis pada Jumat, 6 Maret 2026.
