Sepak Bola

Marco Bezzecchi Aprilia Racing Akui Kesalahan Pribadi Penyebab Kecelakaan di Sprint Race MotoGP Thailand

Advertisement

Pebalap Aprilia Racing, Marco Bezzecchi, memberikan penjelasan terkait insiden kecelakaan yang dialaminya saat tampil di Sprint Race MotoGP Thailand 2026. Bezzecchi mengakui bahwa kesalahan pribadi menjadi faktor utama yang membuatnya harus mengakhiri balapan lebih cepat di Sirkuit Buriram pada Sabtu, 28 Februari 2026.

Kronologi Insiden di Sirkuit Buriram

Memulai balapan dari posisi pole, Marco Bezzecchi sebenarnya mengawali sprint dengan kurang baik setelah langsung disalip oleh Marc Marquez yang berada tepat di belakangnya. Bezzecchi sempat merebut kembali posisi terdepan dari Marc Marquez pada tikungan ketiga di lap kedua.

Namun, nasib apes menimpa Bezzecchi saat melewati tikungan 8. Ia terpeleset hingga keluar lintasan dan tidak dapat kembali bergabung dalam sprint yang seharusnya melahap 13 lap. Balapan kemudian dimenangkan oleh Pedro Acosta, yang menggusur Marc Marquez setelah Marquez mendapat penalti dari Stewards FIM karena dianggap menyentuh Acosta hingga keluar jalur balap.

Kondisi Terkini dan Pengakuan Bezzecchi

Setelah insiden tersebut, Bezzecchi mengonfirmasi kondisinya. Ia menyatakan tidak ada masalah berarti dan mengakui kecelakaan itu terjadi karena kesalahannya sendiri. “Yah, saya minta maaf atas kesalahan ini. Saya merasa baik-baik saja,” kata Bezzecchi dikutip dari Crash.

Meskipun demikian, Bezzecchi juga menyebut bahwa faktor kondisi lintasan yang buruk turut andil dalam insiden tersebut. “Namun kondisi lintasan selama balapan sedikit lebih buruk dibandingkan dengan kondisi lain pada akhir pekan balapan tersebut,” tambahnya.

Penyebab Kecelakaan: Sentuh Garis Putih

Secara spesifik, Bezzecchi menjelaskan bahwa kecelakaan itu terjadi karena kesalahan kecil yang ia buat. Ia merasa menyentuh garis putih bagian dalam lintasan saat mencoba menutup jalur balap, yang akhirnya membuatnya kehilangan kendali.

“Saya membuat kesalahan kecil, saya sedikit menyentuh garis putih di bagian dalam untuk mencoba menutup jalur [balap],” jelas pebalap asal Italia itu. “Saya sedikit kehilangan kendali di bagian depan. Saya mencoba menyelamatkannya, saya tetap di sana, tetapi begitu saya menyentuh bagian itu, saya kehilangan kendali sepenuhnya.”

Advertisement

Bukan Karena Tekanan Marc Marquez

Bezzecchi menampik anggapan bahwa kecelakaan tersebut disebabkan oleh tekanan dari Marc Marquez. Perseteruan antara keduanya di lintasan ini menjadi yang pertama sejak tabrakan mereka di MotoGP Indonesia pada Oktober 2025 lalu.

“Yah, saya tahu Marc akan membuat strategi seperti ini karena pada akhirnya, mungkin saya sedikit lebih cepat dalam hal kecepatan,” ungkap Bezzecchi. “Tapi, dia selalu sangat kuat dalam pertarungan dan saya berharap dia juga kuat dalam pengereman.”

Ia menambahkan, “Tapi saya juga tahu bahwa jika saya mampu tetap sedikit lebih di depan, mungkin saya bisa menciptakan sedikit jarak. Bagaimanapun, saat saya mencoba melakukan itu, saya melakukan kesalahan.”

Tekad untuk Balapan Berikutnya

Menyadari kesalahannya, Bezzecchi meminta maaf kepada timnya dan bertekad untuk tampil maksimal pada balapan utama. “Jadi, kesalahan kecil tapi konsekuensinya besar. Saya minta maaf atas kesalahan ini, saya minta maaf kepada tim, tetapi pada akhirnya, ini adalah balapan: saya harus berusaha keras, saya harus berusaha memaksimalkan kemampuan saya dan saya akan melakukan hal yang sama besok,” tegasnya.

Informasi lengkap mengenai isu ini disampaikan melalui pernyataan resmi Marco Bezzecchi yang dirilis pasca-Sprint Race MotoGP Thailand 2026.

Advertisement