Mandiri Ciputra Golfpreneur Junior World Championship 2026 akan berlangsung di Damai Indah Golf, PIK Course, Jakarta, pada 10-12 Juni 2026. Turnamen golf junior ini diikuti ratusan atlet dari 29 negara dan menjadi ajang bagi pegolf muda Indonesia untuk tampil di level dunia.
Ajang ini mendapat dukungan dari Bank Mandiri dan Ciputra Golfpreneur Foundation. Penyelenggara menilai kejuaraan tersebut bukan hanya penting untuk pembinaan atlet, tetapi juga memberi nilai tambah bagi ekosistem olahraga.
Dukungan Bank Mandiri untuk Talenta Golf Muda
Senior Vice President Corporate Banking Bank Mandiri, Yustian Rifki Alfianto, menegaskan komitmen perseroan dalam mendukung pengembangan atlet golf junior Indonesia. Dukungan itu diarahkan agar para atlet mampu bersaing di tingkat global.
“Bank Mandiri berkomitmen untuk terus mendukung pengembangan talenta atlet golf muda Indonesia agar mampu bersaing di tingkat global,” kata Yustian Rifki Alfianto dalam keterangan persnya.
Ia menambahkan, dukungan tersebut juga diarahkan untuk memperkuat ekosistem olahraga melalui layanan perbankan digital. Menurut dia, langkah itu menjadi bagian dari upaya menciptakan akselerasi pertumbuhan bagi masyarakat dan Indonesia.
“Melalui MCGJWC 2026, kami ingin menghadirkan nilai tambah yang lebih luas, tidak hanya bagi atlet junior, tetapi juga bagi seluruh ekosistem olahraga melalui dukungan layanan perbankan digital yang mudah dan terintegrasi. Ini merupakan bagian dari langkah kami untuk menciptakan akselerasi yang bertumbuh bagi masyarakat dan Indonesia,” sambungnya.
Diikuti 29 Negara
MCGJWC 2026 disebut sebagai salah satu ajang golf junior paling bergengsi di kawasan Asia Pasifik. Pada edisi tahun ini, turnamen diikuti peserta dari Australia, Bangladesh, Kamboja, China, Chinese Taipei, Denmark, Jerman, Ghana, Hong Kong, India, Indonesia, Irlandia, Jepang, Kenya, Korea Selatan, Laos, Malaysia, Myanmar, Namibia, Selandia Baru, Filipina, Singapura, Afrika Selatan, Sri Lanka, Thailand, Uganda, Uni Emirat Arab, Inggris, dan Vietnam.
Kehadiran peserta dari berbagai negara menegaskan skala internasional turnamen ini. Bagi atlet junior Indonesia, keikutsertaan dalam kompetisi seperti ini dinilai penting untuk menambah pengalaman bertanding menghadapi lawan dari berbagai level.
Kerja Sama dengan APGC
Chairman Ciputra Golfpreneur Foundation, Nararya Ciputra Sastrawinata, mengatakan tahun ini menjadi kali pertama MCGJWC bekerja sama dengan Asia Pacific Golf Confederation atau APGC. Kerja sama itu dilakukan untuk memperluas skala dan gengsi turnamen.
“Tahun ini merupakan tahun pertama kita bekerja sama dengan APGC. Hal ini dilakukan seiring dengan visi Ciputra Golfpreneur Foundation untuk menyelenggarakan turnamen yang lebih bergengsi dengan skala yang lebih besar, agar para atlet junior Indonesia bisa terus mendapatkan kesempatan di level kompetisi yang terus meningkat,” kata Nararya Ciputra Sastrawinata.
MCGJWC telah diselenggarakan sejak 1993. Turnamen ini terus menjadi panggung bagi lahirnya pegolf muda berbakat dari berbagai negara, sekaligus memberi pengalaman kompetisi internasional sebagai bekal menuju jenjang profesional.
“Kalau nantinya mereka melanjutkan karier sebagai atlet profesional, mereka sudah memiliki level yang sama dengan atlet-atlet yang akan mereka temui di dunia golf profesional. Kami harap dengan pengalaman tampil di MCGJWC tahun ini mereka bisa lebih berprestasi dan meningkatkan level of skill di skala internasional,” tambah Nararya.
Tiket ke Turnamen Profesional
Sebagai bagian dari pengembangan karier atlet muda, para juara kompetisi individu kembali mendapat kesempatan tampil di turnamen profesional. Juara putra akan memperoleh tiket menuju Ciputra Golfpreneur Tournament 2026 yang masuk kalender Asian Development Tour.
Sementara itu, juara putri akan berlaga di Indonesia Women’s Open 2027 yang merupakan bagian dari KLPGA Dream Tour. Kesempatan ini menjadi jalur lanjutan bagi atlet junior untuk merasakan atmosfer persaingan di level profesional.
Penilaian APGC dan Kesiapan Lapangan
General Manager Asia Pacific Golf Confederation, Nick Shan, menilai jumlah peserta dari berbagai negara menunjukkan kuatnya posisi MCGJWC di level junior. Ia menyebut turnamen ini sebagai salah satu contoh ajang internasional yang patut diselenggarakan di kawasan Asia Pasifik.
“Jumlah pemain yang datang dari berbagai negara sangat luar biasa dan ini jelas merupakan contoh acara internasional untuk junior golf yang patut diselenggarakan di seluruh Asia Pacific. MCGJWC merupakan tolok ukur bagi banyak negara,” kata Nick Shan.
Dari sisi penyelenggaraan, Damai Indah Golf memastikan lapangan telah disiapkan sesuai standar internasional. Direktur Damai Indah Golf, Christine Wiradinata, menyatakan kondisi lapangan berada dalam keadaan baik untuk mendukung penampilan para peserta.
“Lapangan kami persiapkan sesuai dengan standar internasional. Kondisi lapangan sangat baik. Kami harap para peserta bisa menikmati permainan mereka dan berkompetisi dengan performa terbaik mereka. Ada atau tidak turnamen kami pastikan kondisi lapangan selalu siap,” kata Christine Wiradinata.
Mandiri Ciputra Golfpreneur Junior World Championship 2026 dijadwalkan berlangsung selama tiga hari, 10-12 Juni 2026, di Damai Indah Golf, PIK Course, Jakarta, dengan partisipasi ratusan pegolf junior dari 29 negara.
