Kapten Tim Nasional Indonesia, Jay Idzes, menjadi sorotan media Italia setelah tampil gemilang membawa Sassuolo meraih kemenangan penting 2-1 atas Atalanta dalam lanjutan Serie A. Pertandingan sengit ini berlangsung di Stadion Mapei pada Minggu (1/3/2026) malam WIB, di mana Sassuolo harus berjuang dengan sepuluh pemain sejak awal laga.
Drama 10 Pemain dan Kemenangan Sassuolo
Sassuolo menghadapi tantangan berat sejak menit ke-16 setelah Andrea Pinamonti diganjar kartu merah oleh wasit. Namun, situasi ini justru memicu semangat tim, yang kemudian berhasil unggul dua gol melalui aksi Ismael Kone pada menit ke-23 dan Kristian Thorstvedt di menit ke-69.
Atalanta hanya mampu membalas satu gol lewat Yunus Musah pada menit ke-88. Kemenangan dramatis ini membawa Sassuolo naik ke peringkat delapan klasemen sementara dengan 38 poin, mendekatkan mereka ke zona Eropa.
Menurut data Fotmob, Jay Idzes mencatatkan rating 6,6 dengan kontribusi signifikan dalam menjaga pertahanan. Pemain berdarah Belanda ini melakukan enam kali sapuan bola dan satu kali intersep krusial.
Pujian Media Italia untuk Duet Idzes-Muharemovic
Penampilan Jay Idzes secara khusus mendapat apresiasi tinggi dari media lokal Italia, Sassuolo News. Mereka memberikan rating 7 kepada Idzes atas kontribusinya yang vital dalam menjaga lini belakang Sassuolo, terutama setelah tim bermain dengan sepuluh pemain.
Sassuolo News menyoroti solidnya duet Idzes dengan Tarik Muharemovic di jantung pertahanan. “Duet bek tengah ini (Jay Idzes dan Tarik Muharemovic) menampilkan performa yang luar biasa,” tulis Sassuolo News.
Media tersebut menambahkan bahwa meskipun sempat kesulitan di awal laga dengan umpan-umpan atas, Jay Idzes mampu beradaptasi cepat. “Dengan tim mereka hanya memiliki 10 pemain, Atalanta banyak mengirimkan bola-bola tinggi, dan bagi dia dan Tarik, itu seringkali sangat mudah,” lanjut laporan tersebut.
Tarik Muharemovic juga tidak luput dari pujian karena kemampuannya mengisi lini tengah. “Dia berimprovisasi sebagai gelandang serang di area pertahanannya sendiri dengan beberapa sentuhan yang terlalu dibuat-buat, tetapi ketika dibutuhkan, dia berhasil menangkis serangan lawan dengan sangat efektif,” tambah Sassuolo News.
Fabio Grosso Sebut Pertandingan “Gila”
Pelatih Sassuolo, Fabio Grosso, turut memberikan komentarnya mengenai laga kontra Atalanta. Ia menggambarkan pertandingan tersebut sebagai “gila” karena timnya mampu meraih kemenangan meski bermain dengan 10 pemain sejak awal babak pertama.
“Itu adalah pertandingan yang gila. Anak-anak ini menuliskan nama mereka dalam buku sejarah klub ini,” ujar Grosso kepada DAZN Italia, seperti dilansir dari Football Italia.
Grosso memuji solidnya pertahanan Sassuolo yang membuat Atalanta kerepotan, terutama kolaborasi Jay Idzes dan Tarik Muharemovic. “Kami mencari sentuhan akhir, dan inilah sentuhan akhir itu dengan ceri besar di atasnya. Lawan kami baru saja bermain di Liga Champions, dan mereka juga sangat kuat,” kata Grosso.
Ia juga menegaskan determinasi para pemain belakang. “Para bek kami tampil solid dan penuh determinasi, tidak mudah menjaga konsentrasi seperti itu selama 90 menit,” pungkas Grosso.
Informasi lengkap mengenai jalannya pertandingan dan penilaian pemain ini disampaikan melalui laporan media Italia, Sassuolo News dan Football Italia, serta pernyataan resmi pelatih Fabio Grosso.
