Sepak Bola

Meksiko Hadapi Ancaman Protes Jelang Piala Dunia 2026, FIFA Diminta Tanggapi Tuntutan Kelompok Masyarakat

Advertisement

Meksiko, salah satu tuan rumah Piala Dunia 2026, menghadapi ancaman protes besar-besaran dari kelompok agrikultura dan transportasi. Ancaman tersebut disampaikan melalui surat resmi kepada Presiden FIFA, Gianni Infantino, pada Jumat, 27 Februari 2026, memperingatkan potensi demonstrasi dan blokade jalur transportasi utama jika tuntutan mereka tidak dipenuhi.

Ancaman Protes dari Kelompok Masyarakat

Laporan media lokal menyebutkan bahwa Front Nasional untuk Penyelamatan Pedesaan Meksiko dan Asosiasi Nasional Transporter (ANPACT) adalah pihak yang mengirimkan surat peringatan tersebut kepada FIFA. ANPACT, sebuah organisasi dagang nirlaba yang didirikan pada tahun 1992, berfokus pada hubungan antara manufaktur, transportasi, otoritas pemerintah, dan investor.

Dalam suratnya, kedua organisasi tersebut menegaskan kesiapan mereka untuk menggelar aksi protes selama Piala Dunia 2026 jika pemerintah dan pihak terkait tidak menanggapi tuntutan mereka. Mereka menyoroti beberapa isu krusial, termasuk kesulitan pemasaran hasil pertanian, penolakan terhadap kebijakan publik tertentu, serta peningkatan tingkat keamanan yang dianggap mengancam para sopir truk di jalur nasional.

Potensi aksi protes ini dikhawatirkan dapat mengganggu mobilitas selama turnamen. Blokade jalan raya dapat secara signifikan memengaruhi distribusi logistik serta perjalanan penonton dan delegasi yang terlibat dalam Piala Dunia.

Pemerintah Meksiko dan FIFA Tegaskan Kesiapan Tuan Rumah

Ancaman protes ini muncul di tengah upaya pemerintah Meksiko dan FIFA untuk meyakinkan publik mengenai kesiapan negara tersebut sebagai tuan rumah. Presiden Meksiko, Claudia Sheinbaum, baru-baru ini menyampaikan apresiasi kepada FIFA atas dukungan yang diberikan kepada Meksiko.

Sheinbaum juga menegaskan bahwa Meksiko memiliki kondisi yang memadai untuk menyelenggarakan turnamen, meskipun mengakui adanya sejumlah insiden bersenjata dalam beberapa waktu terakhir. FIFA sendiri telah menyatakan kepercayaan penuh terhadap kesiapan Meksiko dan menepis spekulasi mengenai kemungkinan pemindahan lokasi pertandingan.

Advertisement

Untuk menunjukkan komitmen keamanan, otoritas setempat melaporkan adanya pengamanan ketat dan tertib saat pertandingan tim nasional Meksiko melawan Islandia di Querétaro, yang menjadi salah satu langkah persiapan.

Stabilitas Sosial Menjadi Tantangan Tambahan

Isu ini menambah daftar tantangan bagi penyelenggaraan Piala Dunia 2026, yang akan digelar bersama Amerika Serikat dan Kanada. Selain aspek keamanan dan infrastruktur, stabilitas sosial dinilai sebagai faktor krusial dalam menjamin kelancaran turnamen.

Hingga Jumat, 27 Februari 2026, belum ada tanggapan resmi dari FIFA terkait surat ancaman aksi protes yang telah dikirimkan oleh kelompok agrikultura dan transportasi Meksiko.

Informasi mengenai ancaman protes ini disampaikan melalui laporan media lokal Meksiko yang mengutip surat resmi kepada FIFA dari Front Nasional untuk Penyelamatan Pedesaan Meksiko dan Asosiasi Nasional Transporter (ANPACT).

Advertisement