Micah Richards menilai Timnas Inggris memiliki peluang bagus untuk melaju jauh di Piala Dunia 2026, setidaknya hingga semifinal. Namun, mantan bek timnas Inggris itu belum sepenuhnya yakin The Three Lions bisa menjadi juara jika para pemainnya tidak tampil pada level terbaik.
Inggris kembali datang ke Piala Dunia 2026 dengan status salah satu favorit. Penilaian itu muncul di tengah kombinasi pemain senior dan talenta muda yang dinilai cukup kuat untuk membawa Inggris bersaing di fase-fase akhir turnamen.
Target Inggris di Piala Dunia 2026
Salah satu target realistis Inggris adalah menembus semifinal. Sejak menjadi juara pada 1966, Inggris baru dua kali mencapai fase tersebut, yakni saat finis keempat pada edisi 1990 dan 2018.
Meski begitu, perjalanan Inggris di Piala Dunia kerap dibayangi riwayat kegagalan dan puasa gelar yang panjang. Tekanan besar juga terus mengikuti tim ini setiap kali tampil di turnamen besar.
Tekanan Ekspektasi dan Citra Premier League
Tantangan terbesar Inggris dinilai tidak hanya datang dari lawan di lapangan, tetapi juga dari ekspektasi yang sangat tinggi. Beban itu muncul antara lain karena citra Premier League sebagai kompetisi sepak bola yang paling mentereng.
Pandangan bahwa Inggris merupakan ‘pemilik’ sejati sepak bola ikut menghadirkan tekanan tambahan. Situasi itu membuat tuntutan terhadap tim nasional selalu besar di setiap ajang Piala Dunia.
Pernyataan Micah Richards
Richards mengatakan susunan pemain Inggris sebenarnya memberi alasan untuk optimistis. Namun, ia menekankan bahwa peluang itu hanya bisa terwujud jika seluruh pemain mengeluarkan kemampuan terbaiknya.
“Kalau melihat ke susunan starer kami, saya rasa kami punya peluang yang bagus. Tapi saya merasa semua orang harus mengerahkan permainan terbaik dari kemampuan mereka,” ungkapnya dikutip Metro.
Ia kemudian membandingkan Inggris dengan tim lain yang dinilainya memiliki pemain penentu. Menurut Richards, sejumlah negara bisa tetap menang karena memiliki sosok yang mampu menciptakan momen magis.
“Di tim-tim lain, mungkin bisa menggendong seseorang. Kylian Mbappe mungkin tidak melakukan tugas saat tim tanpa bola. Tapi saat menguasai bola, Anda tahu dia akan muncul dengan momen magis itu.”
Richards menilai Inggris masih membutuhkan lebih banyak pemain dengan keberanian mengambil alih momen penting. Ia menyebut Jude Bellingham sebagai salah satu pemain yang sudah pernah menunjukkan kualitas tersebut.
“Sementara Inggris, terlalu banyak pemain bermain di dalam cangkangnya. Jude Bellingham sudah pernah menunjukkan momen-momen besar itu, tapi siapa lagi? Kami butuh lebih banyak pemain seperti itu, dengan sikap yang mengatakan ‘inilah momen kita’.”
Optimistis ke Semifinal, tetapi Belum Yakin Juara
Secara khusus, Richards mengaku tetap percaya diri Inggris mampu mencapai semifinal. Akan tetapi, ia menegaskan bahwa jalan menuju final hingga menjadi juara membutuhkan konsistensi penuh dari seluruh pemain.
“Saya akan selalu percaya diri Inggris mencapai semifinal, tapi mereka perlu di level terbaik untuk sampai final. Kalau salah satu saja redup, tidak, rasanya trofi itu tak akan pulang ke rumah.”
Pernyataan Richards menegaskan bahwa kualitas skuad Inggris memang memberi harapan di Piala Dunia 2026. Namun, peluang itu tetap sangat bergantung pada kemampuan para pemain untuk tampil maksimal dan menghadirkan momen penentu di laga-laga besar.
