Manchester United harus mengakui keunggulan tuan rumah Newcastle United dengan skor tipis 2-1 dalam laga lanjutan Liga Inggris 2025-2026 pekan ke-29. Pertandingan yang berlangsung di St James’ Park pada Kamis (5/3/2026) dini hari WIB ini menyisakan kekecewaan bagi pelatih Setan Merah, Michael Carrick, yang menyoroti performa timnya.
Jalannya Pertandingan dan Hasil Akhir Dramatis
Laga antara Newcastle United dan Manchester United berlangsung sengit sejak peluit awal dibunyikan. Newcastle berhasil memecah kebuntuan melalui eksekusi penalti Anthony Gordon pada masa injury time babak pertama, tepatnya menit ke-45+6.
Manchester United sempat memberikan respons cepat tiga menit kemudian, dengan Casemiro berhasil menyamakan kedudukan menjadi 1-1. Namun, kemenangan Newcastle akhirnya dipastikan oleh gol William Osula pada menit ke-90, mengunci skor akhir 2-1 untuk keunggulan tuan rumah.
Kekalahan ini membuat Manchester United tertahan di posisi ketiga klasemen sementara Liga Inggris 2025-2026 dengan koleksi 51 poin. Sementara itu, The Magpies, julukan Newcastle, berhasil merangkak naik ke peringkat 12 dengan 39 poin.
Evaluasi Michael Carrick: Kualitas Performa Tim Menurun
Usai pertandingan, pelatih Manchester United, Michael Carrick, secara terbuka mengakui bahwa anak asuhnya tidak tampil sesuai ekspektasi. Meskipun timnya sempat memegang kendali permainan di beberapa fase, Carrick memberikan apresiasi terhadap disiplin pemain lawan.
“Kami tidak senang dengan cara kami bermain malam ini,” ungkap pelatih kelahiran Wallsend, 28 Juli 1981, itu, dikutip dari BBC Sport, Kamis (5/3/2026).
Carrick menambahkan bahwa jalannya pertandingan sebagian besar berada di tangan Manchester United, namun ia memuji cara bermain Newcastle. “Kami tahu ini akan sulit, tetapi kami mengarahkan pertandingan ke posisi di mana kami bisa terus maju, tetapi kami tidak melakukannya. Sangat kecewa,” lanjutnya.
Pelatih berusia 44 tahun itu menolak mencari alasan terkait susunan pemain yang diturunkan. Baginya, kegagalan membawa pulang poin murni disebabkan oleh penurunan kualitas performa kolektif tim di lapangan.
“Saya rasa bukan karena 10 pemain yang bermain, kami hanya tidak bermain cukup baik. Kami tidak bisa mencari alasan untuk itu. Kita semua bertanggung jawab atas hal itu,” tegas Carrick.
Advertisement
Ia menekankan bahwa masalah utama adalah kualitas performa, bukan karakter atau keinginan untuk menang. “Yang menjadi masalah hanyalah kualitas performa, bukan karakter atau keinginan untuk menang. Mudah sekali menyalahkan hal itu hanya karena Anda tidak memenangkan pertandingan sepak bola,” imbuhnya.
Fokus ke Laga Berikutnya: Bangkit dari Keterpurukan
Meskipun merasa terluka dengan kekalahan di Newcastle, Carrick meminta para pemainnya untuk tetap menegakkan kepala. Menurutnya, satu hasil minor tidak boleh merusak fondasi positif yang sudah dibangun tim sepanjang musim ini.
“Newcastle pantas menang malam ini, menyakitkan bagi saya untuk mengatakan itu. Begitulah adanya. Kita perlu kembali bekerja dan menjadi lebih baik untuk pertandingan berikutnya,” ujar Carrick.
Ia menambahkan bahwa meskipun tim kalah dan tidak bermain cukup baik, secara keseluruhan Manchester United masih berada di posisi yang cukup bagus. “Kekalahan malam ini menyakitkan, tetapi kami akan menjadi lebih baik di pertandingan berikutnya,” tegasnya.
Carrick menutup pernyataannya dengan menekankan pentingnya kerja keras demi menjaga asa di papan atas klasemen. Ia yakin kualitas timnya akan kembali terlihat pada laga-laga mendatang.
“Kita harus kembali bersemangat, bekerja keras, dan melakukan hal-hal yang kita lakukan untuk memenangkan pertandingan-pertandingan sebelumnya. Kita bisa melakukannya, kita adalah tim yang bagus, hanya saja malam ini bukan untuk kita,” pungkasnya.
Pelatih itu juga mengingatkan tim untuk belajar dari kekalahan ini dan menjadi lebih baik. “Kami mendapat banyak pujian akhir-akhir ini dan para pemain pantas mendapatkannya, ini tidak mengubah cara kami menghadapi pertandingan berikutnya. Kami masih memiliki segalanya untuk diperjuangkan,” tutup Michael Carrick.
Informasi lengkap mengenai pernyataan Michael Carrick ini disampaikan melalui wawancara yang dirilis oleh BBC Sport pada Kamis (5/3/2026).
