Michael Owen menyarankan pelatih Timnas Inggris, Thomas Tuchel, untuk terus merotasi tiga pemain yang bermain di belakang Harry Kane. Menurut Owen, Inggris memiliki kedalaman skuad yang sangat kuat di area tersebut sehingga rotasi layak diterapkan sepanjang turnamen.
Tuchel saat ini memiliki banyak opsi di lini depan, meski tidak membawa Cole Palmer dan Phil Foden. Posisi penyerang utama nyaris pasti menjadi milik Harry Kane, sementara Ivan Toney disiapkan sebagai pelapis striker Bayern Munich itu.
Inggris Punya Banyak Opsi di Belakang Kane
Tiga posisi di belakang Kane diperebutkan sejumlah pemain dengan karakter berbeda. Inggris memiliki Bukayo Saka, Marcus Rashford, Morgan Rogers, Anthony Gordon, Eberechi Eze, Noni Madueke, Ollie Watkins, hingga Jude Bellingham.
Owen menilai banyaknya pilihan dengan kualitas yang hampir setara menjadi keuntungan besar bagi Inggris. Karena itu, ia meminta Tuchel tidak terpaku pada satu kombinasi tetap untuk posisi tersebut.
Michael Owen Dorong Rotasi Sejak Babak Kedua
Legenda Timnas Inggris itu mengatakan rotasi tidak hanya perlu dilakukan dari satu pertandingan ke pertandingan lain. Ia bahkan menyebut pergantian komposisi pemain bisa dilakukan dalam laga yang sama, termasuk saat jeda babak.
“Kita sangat kuat di posisi-posisi itu dan yang akan memenangkan turnamen ini adalah kebugaran, dan yang akan menghancurkan kita adalah panas, kelelahan, dan keletihan, jadi saya tidak peduli siapa yang bermain dari awal di sana,” ujar Owen dikutip dari Metro.
Owen menekankan faktor kebugaran sebagai elemen penting dalam persaingan turnamen. Menurut dia, rotasi bisa membantu Inggris menjaga intensitas permainan sekaligus menghindarkan pemain dari kelelahan.
“Bahkan saya akan melakukan sebaliknya jika Thomas Tuchel punya tiga pemain terbaikn pilihannya untuk bermain di belakang Harry Kane. Saya akan menempatkan mereka semua di bangku cadangan dan baru memasukkannya di babak kedua karena itu lebih penting daripada babak pertama. Anda harus melakukan itu dan terus-menerus mengubah posisi mereka,” jelasnya.
Konteks Lini Depan Inggris
Saran Owen muncul saat lini depan Inggris dinilai memiliki kedalaman yang mewah. Dengan Kane sebagai ujung tombak utama dan Toney sebagai pelapis, perhatian kemudian tertuju pada siapa saja yang akan mengisi tiga slot di belakang striker.
Owen melihat fleksibilitas di sektor itu sebagai salah satu modal penting bagi Inggris. Ia menilai pengelolaan tenaga pemain akan sangat menentukan, terutama dalam menghadapi panas, kelelahan, dan jadwal turnamen yang padat.
