Mantan gelandang andalan Juventus dan AS Roma, Miralem Pjanic, membagikan pengalamannya tinggal di Dubai, Uni Emirat Arab, di tengah situasi geopolitik Timur Tengah yang memanas. Pjanic, yang kini berusia 35 tahun, mengaku sempat mendengar aktivitas militer di wilayah udara setempat, termasuk suara rudal Iran yang dicegat.
Selain menceritakan kondisi keamanan, Pjanic juga menyoroti banyaknya informasi tidak akurat yang beredar di Eropa. Ia kini tengah meniti karier baru sebagai agen pemain profesional setelah memutuskan gantung sepatu.
Pengalaman di Dubai dan Situasi Keamanan
Miralem Pjanic mengungkapkan bahwa ketegangan antara Iran dan beberapa negara di kawasan tersebut telah meningkat drastis. Situasi ini berdampak pada warga asing, termasuk para pesepakbola profesional asal Eropa yang menetap di wilayah Teluk.
“Saya tinggal di dekat pusat kota. Terkadang Anda bisa merasakan sesuatu yang aneh di udara, dan Anda bisa mendengar suara rudal Iran yang dicegat,” kata mantan gelandang itu kepada Gazzetta.
Meski demikian, Pjanic menegaskan bahwa sistem keamanan di Dubai bekerja dengan sangat baik untuk melindungi warga sipil. Ia meminta kerabatnya di Eropa untuk tidak panik, sebab otoritas setempat memberikan perlindungan maksimal.
“Namun kami aman dan terus-menerus diyakinkan oleh pihak berwenang setempat,” ujarnya.
Menepis Berita Bohong dari Eropa
Mantan bintang Juventus ini juga menyoroti banyaknya informasi tidak akurat yang beredar di luar negeri. Ia mengaku sering menerima pesan bernada cemas dari rekan-rekannya di Eropa yang mendapatkan informasi berlebihan.
“Saya menerima pesan dan pemberitahuan dari teman-teman yang tinggal di Eropa, dan hampir semuanya adalah berita palsu,” lanjut Pjanic.
Ambisi Baru: Menjadi Agen Pemain Profesional
Pjanic sendiri baru saja memutuskan gantung sepatu setelah menyelesaikan musim 2024-2025 bersama klub Rusia, CSKA Moscow. Setelah sukses meraih empat gelar scudetto bersama Juventus, ia kini tengah menempuh pendidikan untuk menjadi agen sepak bola yang berkualifikasi.
Ia bekerja sama dengan agen ternama, Fali Ramadani, untuk mendalami seluk-beluk profesi tersebut. “Saya mempelajari pekerjaan ini dengan berkolaborasi bersama agen saya, Fali Ramadani,” tegas Pjanic.
Modal Pengalaman dan Jaringan
Pjanic merasa modal pengalamannya di Liga Italia dan kemampuan menguasai berbagai bahasa akan menjadi aset berharga dalam pekerjaan barunya. Ia telah mencatatkan 281 penampilan di Liga Italia, dengan torehan 42 gol dan 74 assist.
“Saya menggabungkan pengalaman, pengetahuan sepak bola, dan berbagai bahasa yang saya kuasai,” pungkasnya.
Informasi lengkap mengenai isu ini disampaikan melalui pernyataan Miralem Pjanic kepada Gazzetta yang dirilis pada Kamis, 05 Maret 2026.
