Sepak Bola

MLSC 2025-2026 Catat Peningkatan Kualitas Pemain, Siap Gelar All-Stars di Kudus Juni Mendatang

Ajang MilkLife Soccer Challenge (MLSC) Bandung dan Yogyakarta Seri 2 musim 2025–2026 telah sukses melahirkan juara-juara baru di kategori usia 10 dan 12. Turnamen ini tidak hanya menjadi wadah kompetisi, tetapi juga berperan strategis dalam pembinaan serta pembibitan pesepak bola putri sejak usia dini.

Juara Baru Dominasi MilkLife Soccer Challenge Seri 2 2025-2026

Di Bandung, SDN 035 Soka berhasil keluar sebagai juara Kategori Usia (KU) 10 setelah menaklukkan SDN 091 Cibeureum Kota Bandung dengan skor 2-0. Gol kemenangan dicetak oleh Mikhayla Putri Ferdiansyah pada menit ke-4 dan Allya Khaira Rahman pada menit ke-14, menandai gelar juara pertama bagi SDN 035 Soka.

Sementara itu, di KU 12, SDN 036 Ujungberung memastikan titel kampiun usai mengalahkan SDN Citrasari melalui adu penalti 2-1, setelah bermain imbang tanpa gol selama 2 x 15 menit.

Dari Yogyakarta, tim debutan SDN Nglarang menjuarai KU 10 setelah menundukkan SD Muhammadiyah Sapen dengan skor 4-2. Danisa Anindya Nuha Zahira menyumbang dua gol (20’, 29’) dan Azra Alesha Qaireen Alkatiri mencetak dua gol lainnya (9’, 30’).

Pada KU 12, SD Muhammadiyah Sapen tampil sebagai yang terbaik usai mengalahkan SD Muhammadiyah Karangploso dengan skor tipis 3-2. Shima Putri Larasati tampil gemilang dengan mencetak hattrick pada menit ke-6, 9, dan 19.

MLSC Bandung Seri 2 2025–2026 diikuti oleh 2.154 siswi dari 94 Sekolah Dasar (SD) dan Madrasah Ibtidaiyah (MI), sedangkan MLSC Yogyakarta Seri 2 2025–2026 melibatkan 1.548 peserta dari 88 SD dan MI.

Timo Scheunemann Soroti Peningkatan Kualitas dan Iklim Kompetisi

Pelatih Kepala MLSC, Timo Scheunemann, menilai lahirnya juara baru merupakan hasil dari latihan intensif para pemain serta motivasi kuat untuk meraih hasil maksimal. “Kita bisa melihat hasil juara ini membuktikan bahwa mereka sudah semakin rutin berlatih, ada rasa tidak ingin kalah dan mendapat hasil lebih baik dari seri sebelumnya,” ujar Timo.

Pelatih berlisensi UEFA A Pro ini menambahkan bahwa para pemain kini sudah lebih paham posisi dan penguasaan bola. “Tentu ini menjadi angin segar dari segi iklim kompetisi. Persaingan di setiap seri justru semakin sengit, juara tidak didominasi oleh satu tim saja,” tambahnya.

Timo juga terkesan dengan peningkatan performa peserta MLSC Bandung 2025–2026, melihat prospek besar untuk berkembang ke level lebih tinggi. “Jika dilihat dari hasil MLSC Bandung Seri 2 2025 – 2026, All-Star Bandung nanti termasuk salah satu yang punya kans untuk juara. Tapi saya harus melihat terlebih dulu dan kumpulkan pemain-pemain yang kita pilih, kita bandingkan,” jelasnya.

MLSC All-Stars 2025-2026 Siap Digelar di Kudus dengan Format Baru

Rangkaian turnamen MLSC akan ditutup dengan MLSC All-Stars 2025–2026 yang mempertemukan talenta terbaik dari setiap kota. Para pemain ini merupakan hasil kurasi sepanjang turnamen dan sebelumnya telah mengikuti MilkLife Soccer Extra Training.

Pada edisi kali ini, format pertandingan MLSC All-Stars mengalami perubahan dari 7 vs 7 menjadi 9 vs 9. Ajang tersebut dijadwalkan berlangsung pada Juni 2026 di Supersoccer Arena, Kudus, Jawa Tengah, dengan setiap tim mewakili kota masing-masing untuk memperebutkan podium juara.

Dian Nadia Mutiara: MLSC Jadi Talent Pool Timnas Putri U-17

Asisten Pelatih Timnas Putri Indonesia U-17 tahun 2025, Dian Nadia Mutiara, menilai MLSC berperan strategis dalam pembinaan dan pembibitan pesepak bola putri sejak usia dini, mulai dari KU 8, KU 10, hingga KU 12. Turnamen yang digagas oleh Bakti Olahraga Djarum Foundation dan MilkLife ini menjadi talent pool penting bagi calon penggawa Timnas Putri Indonesia di masa mendatang.

“Dari turnamen ini bibit-bibit pesepak bola potensial bermunculan. Jadi kompetisi ini sangat membantu para staf pelatih di timnas Indonesia untuk mencari potensi-potensi baru yang akan menjadi regenerasi pemain timnas selanjutnya. Kami melihat mereka sangat antusias dan cukup menguasai teknik dasar bermain bola,” ujar Dian.

Informasi lengkap mengenai hasil dan agenda MLSC ini disampaikan melalui pernyataan resmi Bakti Olahraga Djarum Foundation dan MilkLife.