Sepak Bola

Mohamed Salah Hengkang: Bintang Liverpool Akhiri Pengabdian Sembilan Tahun di Anfield

Bintang utama Liverpool, Mohamed Salah, secara resmi mengumumkan akan menanggalkan seragam merah pada pengujung musim ini. Keputusan tersebut menandai berakhirnya sembilan tahun pengabdian Salah di Anfield, sebuah periode yang diwarnai dengan gelontoran gol dan deretan trofi bergengsi.

Sejak bergabung pada tahun 2017, penyerang asal Mesir ini telah menjelma menjadi sosok tak tergantikan. Ia mencatatkan 255 gol dalam 435 penampilan untuk Liverpool.

Warisan Gemilang di Anfield

Selama kariernya bersama The Reds, Mohamed Salah tidak hanya berhasil membawa pulang gelar juara Premier League dan Liga Champions UEFA. Ia juga konsisten memecahkan berbagai rekor individu yang mengukuhkan namanya sebagai salah satu pemain terbaik yang pernah merumput di tanah Britania.

Ketajaman Salah di depan gawang lawan musim ini membuahkan pencapaian bersejarah. Ia resmi melampaui torehan ikon Manchester United, Wayne Rooney, sebagai pemain dengan keterlibatan gol terbanyak (kombinasi gol dan assist) untuk satu klub dalam sejarah Premier League.

Saat ini, Salah mengoleksi 281 poin keterlibatan gol, terdiri dari 189 gol dan 92 assist. Angka ini melewati catatan Wayne Rooney yang berhenti di angka 276 untuk kubu Setan Merah.

Selain itu, Salah juga memegang rekor sebagai pemain asing dengan gol terbanyak di liga, melampaui mantan mesin gol Manchester City, Sergio Aguero. Secara statistik, ia menjadi satu-satunya pemain yang mampu mencetak atau memberikan 40 assist atau lebih dalam dua musim yang berbeda.

Pesan Perpisahan Emosional dari Sang Bintang

Melalui sebuah unggahan video yang emosional, pemain berusia 33 tahun ini menyampaikan salam perpisahan yang menyentuh hati para penggemar setia The Reds. “Halo semuanya. Sayangnya hari ini telah tiba,” buka Mohamed Salah dalam video unggahannya.

Ia melanjutkan perasaannya mengenai kedekatan batin yang telah terjalin lama dengan publik Merseyside. “Ini adalah bagian pertama dari perpisahan saya. Saya akan meninggalkan Liverpool di akhir musim. Saya ingin memulai dengan mengatakan bahwa saya tidak pernah membayangkan betapa dalamnya klub ini, kota ini, orang-orang ini akan menjadi bagian dari hidup saya,” tambahnya.

Bagi Salah, identitas klub telah menjadi bagian tak terpisahkan dari perjalanan hidup dan karier profesionalnya. “Liverpool bukan hanya klub sepak bola; ini adalah gairah, sejarah, semangat. Saya tidak dapat menjelaskannya dengan kata-kata kepada siapa pun yang bukan bagian dari klub ini. Kami merayakan kemenangan, kami memenangkan trofi terpenting, dan kami berjuang bersama melewati masa-masa tersulit dalam hidup kami.”

Apresiasi untuk Rekan Setim dan Suporter

Sebagai penutup dari masa baktinya yang gemilang, Salah tak lupa memberikan penghormatan kepada seluruh elemen yang telah membantunya selama ini. “Saya ingin berterima kasih kepada semua orang yang jadi bagian klub ini selama waktu saya di sini, terutama rekan-rekan setim saya, baik yang dulu maupun sekarang,” ujarnya.

“Kepada para penggemar, saya tidak memiliki cukup kata. Untuk para fans, saya tak punya cukup banyak kata untuk dukungan yang kalian berikan ke saya, itu sesuatu yang tak akan saya lupakan,” lanjut pernyataan Salah.

Manajemen klub menjelaskan bahwa keterbukaan informasi ini sengaja dilakukan lebih awal guna menjaga transparansi. “Mo Salah menyatakan keinginannya untuk menyampaikan pengumuman ini kepada para pendukung sesegera mungkin untuk memberikan transparansi tentang masa depannya,” tulis pihak klub dalam rilis resminya.

Informasi lengkap mengenai pengumuman kepergian Mohamed Salah disampaikan melalui pernyataan resmi Liverpool FC yang dirilis pada Rabu, 25 Maret 2026.