Timnas Indonesia U-19 menutup Piala AFF U-19 2026 di peringkat ketiga setelah menang 1-0 atas Kamboja pada Sabtu (13/6) di Stadion Utama Sumatera Utara. Seusai laga, pelatih Nova Arianto meminta maaf karena timnya gagal merebut gelar juara.
Nova juga menyampaikan apresiasi kepada suporter yang terus memberi dukungan sepanjang turnamen. Ia menegaskan hasil ini akan menjadi bahan evaluasi menjelang Kualifikasi Piala Asia U-20 2027.
Nova Arianto Minta Maaf usai Indonesia U-19 Finis Ketiga
Pelatih Timnas U-19, Nova Arianto, mengucapkan terima kasih kepada para pendukung setelah Indonesia mengakhiri turnamen sebagai tim peringkat ketiga terbaik. Namun, ia mengakui hasil tersebut belum sesuai target.
“Terima kasih atas semua dukungannya, saya minta maaf kita finis ketiga,” ujarnya selepas laga.
Meski Indonesia meraih kemenangan atas Kamboja, Nova menilai performa tim masih belum sepenuhnya memuaskan. Ia tetap mengapresiasi usaha para pemain di pertandingan tersebut.
“Bersyukur atas kemenangan ini, tapi soal isi game kurang puas. Yang pasti, semua sudah berusaha memberikan yang terbaik,” tambahnya.
Evaluasi untuk Kualifikasi Piala Asia U-20 2027
Nova meminta para pemain tidak larut dalam hasil di Piala AFF U-19 2026. Menurut dia, tim harus segera fokus pada agenda berikutnya, yakni Kualifikasi Piala Asia U-20 2027 yang berlangsung pada Agustus hingga September mendatang.
“Kami bisa lihat pemain-pemain mana yang akan dibawa ke kualifikasi nanti,” singgung Nova.
Piala AFF U-19 disebut menjadi ajang bagi para pemain untuk menunjukkan kemampuan mereka sebelum seleksi menuju kualifikasi. Dari turnamen ini, tim pelatih menilai masih ada sejumlah aspek yang perlu dibenahi.
“Banyak evaluasinya dari masalah fisikal, pemahaman taktik, dan semoga ke depannya kami jalani kualifikasi dengan baik,” tutupnya.
Grup Indonesia di Kualifikasi Piala Asia U-20 2027
Indonesia tergabung di Grup H pada Kualifikasi Piala Asia U-20 2027. Di grup tersebut, Garuda Muda akan bersaing dengan Australia, Malaysia, dan Laos.
Hasil di Piala AFF U-19 2026 kini menjadi pijakan awal bagi tim pelatih untuk menentukan komposisi pemain dan materi evaluasi sebelum menghadapi kualifikasi pada Agustus sampai September nanti.
