Olahraga

Oleksandr Zinchenko Tegaskan Tak Dendam kepada Mikel Arteta

Oleksandr Zinchenko menegaskan tidak menyimpan dendam kepada Mikel Arteta setelah gagal bersinar bersama Arsenal. Bek sayap asal Ukraina itu justru menyalahkan dirinya sendiri atas situasinya di klub, yang menurutnya banyak dipengaruhi cedera.

Zinchenko memperkuat Arsenal pada 2022 hingga 2025 setelah dibeli dari Manchester City dengan nilai 35 juta euro. Namun, periode itu tidak berjalan mulus karena ia kerap diganggu masalah kebugaran dan akhirnya hanya mencatatkan 91 penampilan.

Karier Zinchenko di Arsenal tak berjalan sesuai rencana

Saat didatangkan ke Arsenal, Mikel Arteta membutuhkan tenaga Zinchenko di sektor bek sayap kiri. Akan tetapi, pemain berusia itu terus dihantui cedera betis yang menghambat kontribusinya.

Setelah sempat dipinjamkan ke Nottingham, Zinchenko kemudian dilepas ke Ajax dengan harga 1,5 juta euro pada 1 Januari 2026. Kepindahan itu menutup perjalanannya di Arsenal yang tidak sesuai harapan.

Zinchenko bantah ada dendam kepada Arteta

Di tengah kabar hubungan dirinya dengan Arteta merenggang, Zinchenko menyatakan tidak menyalahkan manajer Arsenal tersebut. Ia menilai keputusan klub bisa dipahami karena Arsenal sedang membangun proyek besar.

“Semua orang menafsirkannya secara berbeda. Soal saya di Arsenal, saya hanya menyalahkan diri saya sendiri,” tegas Oleksandr Zinchenko dilansir dari Tribuna.

Zinchenko mengatakan kondisi fisiknya menjadi faktor utama yang membuat posisinya di tim melemah. Menurut dia, Arsenal memiliki rencana yang jelas, sementara dirinya tidak mampu menjaga kebugaran secara konsisten.

“Saya dapat memahami bagaimana keputusan Arsenal, mereka membangun rencana, ada proyek besar, dan saya selalu cedera. Tidak cuma sekali, tapi berkali-kali,” tambahnya.

Cedera jadi faktor utama

Zinchenko menilai rangkaian cedera menjadi alasan terbesar di balik kegagalannya bertahan di Arsenal. Ia mengakui sempat mengalami sejumlah penampilan buruk, tetapi tetap menempatkan dirinya sendiri sebagai pihak yang paling bertanggung jawab.

“Sederhananya, semua karena cedera. Tentu saja ada serangkaian penampilan buruk, tapi sekali lagi, saya hanya menyalahkan diri saya sendiri, tidak orang lain,” tegasnya.

Pernyataan itu menegaskan bahwa Zinchenko tidak menaruh kesalahan pada Arteta, meski masa baktinya di Arsenal berakhir lebih cepat setelah periode 2022-2025 yang diwarnai cedera dan minim kontribusi konsisten.