Ousmane Dembele melontarkan kritik tajam terhadap rekan setimnya di Paris Saint-Germain (PSG) menyusul kekalahan 1-3 dari Rennes di Stadion Roazhon Park pada Sabtu (14/2/2026). Penyerang sayap tersebut menilai kegagalan timnya meraih poin penuh disebabkan oleh gaya permainan yang terlalu individualistik di lapangan.
Dominasi Statistik yang Berakhir Sia-sia
Dalam laga lanjutan Liga Prancis tersebut, PSG sebenarnya tampil sangat mendominasi jalannya pertandingan. Namun, penguasaan bola yang tinggi gagal dikonversi menjadi kemenangan akibat kurangnya kerja sama tim.
| Statistik Pertandingan | Rennes | PSG |
| Penguasaan Bola | 31% | 69% |
| Total Tembakan | 11 | 17 |
Tiga gol kemenangan tuan rumah lahir melalui aksi Musa Al-Taamari, Esteban Lepaul, dan Breel Embolo. Sementara itu, Les Parisiens hanya mampu memperkecil ketertinggalan melalui gol tunggal yang dicetak oleh Ousmane Dembele.
Poin Utama Kritik Ousmane Dembele
- Pemain dinilai terlalu mengutamakan aksi individu dibandingkan kerja sama tim.
- Kurangnya keinginan kolektif untuk memenangkan pertandingan.
- Kekhawatiran kegagalan mempertahankan prestasi treble winners musim lalu.
Ancaman di Puncak Klasemen Liga Prancis
Kekalahan ini membuat posisi PSG di puncak klasemen sementara Ligue 1 menjadi rawan. Saat ini, PSG mengoleksi 51 poin, namun mereka hanya terpaut dua angka dari Lens yang berada di posisi kedua dengan 49 poin. Lens berpotensi menggeser posisi PSG jika berhasil memenangkan pertandingan melawan Paris FC pada Minggu (15/2/2026).
“Yang terpenting, kami harus bermain untuk PSG agar bisa memenangkan pertandingan. Jika kami bermain sebagai individu di lapangan, itu tidak akan berhasil,” ujar Dembele sebagaimana dikutip dari Ligue 1+.
Informasi lengkap mengenai evaluasi performa tim ini disampaikan melalui pernyataan resmi Ousmane Dembele yang dirilis melalui saluran Ligue 1+ pascapertandingan melawan Rennes.
