Pasangan ganda campuran lintas negara, Hee Yong Kai Terry (Singapura) dan Gloria Emanuelle Widjaja (Indonesia), berhasil menandai awal perjalanan mereka di German Open 2026 dengan kemenangan meyakinkan. Bertanding di Westenergie Sporthalle, Muelheim an der Ruhr, pada Rabu (25/2/2026), Terry/Gloria menaklukkan wakil Swiss, Yann Orteu/Caroline Racloz, dua gim langsung dengan skor 21-8 dan 21-16.
Performa Solid dan Chemistry yang Kian Padu
Kemenangan ini menjadi penanda peningkatan signifikan dalam chemistry pasangan “gado-gado” tersebut. German Open 2026 merupakan turnamen ketiga mereka setelah sebelumnya tampil di Indonesia Masters dan Thailand Masters. Di lapangan, Gloria Emanuelle Widjaja mengambil peran penting di depan net, sementara Hee Yong Kai Terry menjadi pendulang poin utama dengan pukulan-pukulan tajam dari area belakang.
“Hari ini saya merasa bermain dalam kondisi yang cukup baik. Secara keseluruhan performa masih sesuai dengan yang diharapkan dan kami bisa mengontrol pertandingan sejak awal,” ujar Terry usai pertandingan.
Pebulu tangkis asal Singapura itu menambahkan, “Bermain dengan Gloria saya rasa cukup pas. Dia memang sangat bagus dalam permainan depan, sehingga bisa banyak membantu dan meng-cover permainan saya. Jadi, tugas saya tinggal bekerja keras di atas lapangan untuk saling melengkapi satu sama lain.”
Komunikasi Efektif Jadi Kunci Chemistry Terry/Gloria
Menanggapi pernyataan Terry, Gloria Emanuelle Widjaja menegaskan bahwa pemahaman di antara mereka semakin kuat. Komunikasi di lapangan berjalan lancar, meskipun mereka mengakui jarang berlatih bersama sebelum mengikuti turnamen.
“Untuk komunikasi, kami berusaha menjaga dan membangun chemistry di lapangan. Walau waktu latihan bersama tak terlalu banyak, kami berusaha memaksimalkan saat pertandingan,” tutur Gloria.
Ia melanjutkan, “Pola permainan masing-masing sudah cukup dipahami, kami tahu harus bergerak ke mana dan melakukan apa. Tidak terlalu banyak kendala secara teknis di lapangan, mungkin lebih ke aspek non-teknis yang perlu terus dimantapkan.”
Menghadapi Tantangan Berat di Babak 16 Besar
Langkah Terry/Gloria di German Open 2026 akan semakin menantang di babak 16 besar. Mereka dijadwalkan bertemu ganda campuran Denmark, Mathias Christiansen/Alexandra Boje, pada Kamis (26/2/2026).
Pertandingan ini akan menjadi kesempatan “revans” bagi Gloria. Tahun lalu, Alexandra Boje sukses menjuarai German Open bersama atlet asal Belanda, Robin Tabeling, setelah mengalahkan pasangan Rehan Naufal Kusharjanto/Gloria Emanuelle Widjaja di final.
Gloria berjanji akan memaksimalkan persiapan untuk meraih kemenangan dan membuka jalan ke perempat final. “Kondisi kami cukup bagus. Sekarang tinggal fokus mempersiapkan pertandingan berikutnya. Semua harus dipersiapkan dengan baik, mulai dari pola pikir, fisik, hingga mental,” ucap Gloria.
Terry menambahkan, “Besok lawan yang akan dihadapi cukup berat. Jadi kami akan kembali beristirahat dengan baik dan menonton video pertandingan lawan untuk persiapan.”
Informasi mengenai perjalanan pasangan ganda campuran ini di German Open 2026 disampaikan melalui pernyataan resmi para atlet setelah pertandingan.
