Sepak Bola

Pelatih Persija Soroti Kondisi Rumput JIS Usai Borneo FC Protes Larangan Official Training

Advertisement

Pelatih Persija Jakarta, Mauricio Souza, angkat bicara mengenai insiden protes Borneo FC yang sempat kesulitan menggelar sesi latihan resmi (official training/OT) di Jakarta International Stadium (JIS). Kejadian ini berlangsung sehari sebelum laga krusial pekan ke-24 Super League 2025-2026 antara Persija Jakarta dan Borneo FC yang dijadwalkan pada Selasa, 3 Maret 2026, di stadion yang sama.

Insiden Latihan Resmi Borneo FC di JIS

Sebelum pertandingan penting melawan Persija Jakarta, skuad berjuluk Pesut Etam, Borneo FC, sempat menghadapi kendala saat hendak melakukan official training (OT) di lapangan utama JIS. Tim tamu awalnya tidak mendapatkan izin untuk menjajal lapangan, memicu protes dari kubu Borneo FC hingga akhirnya mereka diperbolehkan berlatih.

Mauricio Souza, pelatih asal Brasil, menegaskan bahwa kesempatan untuk mengenal lapangan pertandingan melalui OT adalah hal yang lumrah dan penting bagi setiap tim. “Selalu, setiap kali kami menjalani laga tandang, kami juga meminta untuk melakukan pengenalan lapangan,” kata Souza dalam sesi konferensi pers di JIS pada Senin (2/3/2026).

Ia menambahkan, “Penting bagi Anda mengenali lapangan, melakukan setidaknya satu latihan di lapangan tempat Anda akan bermain. Kami, kapan pun kami bisa, kami juga berlatih sebelumnya. Kadang-kadang di lapangan lawan, terkadang di pusat latihan kami sendiri.”

Sorotan Mauricio Souza Terhadap Kondisi Rumput JIS

Meski demikian, Souza menjelaskan bahwa kasus di JIS sedikit berbeda karena kondisi rumput stadion yang dinilai kurang memadai untuk menampung sesi latihan resmi. Kebijakan ini, menurutnya, merupakan langkah antisipasi agar kualitas rumput tetap optimal saat pertandingan berlangsung.

Mantan arsitek Madura United itu juga mengindikasikan bahwa menggelar OT di lapangan pertandingan bukanlah sebuah keharusan mutlak, meskipun tercantum dalam regulasi. “Tapi saya pikir itu semua berkaitan dengan jadwal/program yang dimiliki setiap tim. Semua pasti punya programnya masing-masing,” ujarnya.

Souza memahami kebutuhan Borneo FC untuk berlatih di JIS. “Borneo baru berangkat kemarin ke sini. Jadi, saya pikir latihan ini bagi mereka adalah latihan yang penting,” tuturnya, merujuk pada jadwal kedatangan tim tamu.

Advertisement

Kekhawatiran Kondisi Rumput Jelang Laga Krusial

Setelah Borneo FC diizinkan berlatih, kubu Macan Kemayoran, Persija, pun turut melakukan official training di lapangan yang sama. Mauricio Souza menyatakan harapannya agar kondisi rumput JIS tetap optimal saat pertandingan berlangsung, meskipun telah digunakan untuk dua sesi latihan sehari sebelumnya.

“Tapi bagaimanapun, sayang sekali lapangannya tidak dalam kondisi baik untuk menerima dua sesi latihan sehari sebelum pertandingan,” ungkap Souza dengan nada prihatin. “Saya berharap ini tidak semakin merusak kondisi rumput.”

Perebutan Posisi Runner-up Klasemen Super League

Pertandingan antara Persija Jakarta dan Borneo FC diprediksi akan berjalan sengit mengingat kedua tim bersaing ketat di papan atas klasemen sementara Super League 2025-2026. Persija saat ini menduduki posisi kedua dengan 50 poin, sementara Borneo FC berada satu strip di bawahnya dengan 49 angka.

Pemenang dari duel panas ini tidak hanya akan mengamankan posisi runner-up, tetapi juga akan memberikan tekanan signifikan kepada Persib Bandung yang baru saja ditahan imbang 2-2 oleh Persebaya Surabaya dan kini mengoleksi 54 poin.

Informasi lengkap mengenai tanggapan pelatih Persija Jakarta ini disampaikan melalui sesi konferensi pers jelang pertandingan di JIS pada Senin, 2 Maret 2026.

Advertisement