Pemerintah telah menetapkan rangkaian libur dan skema kerja fleksibel menjelang Idul Fitri 1447 Hijriah. Melalui Surat Keputusan Bersama (SKB) tiga menteri, masyarakat mendapatkan kepastian jadwal cuti bersama sekaligus penerapan Work From Anywhere (WFA) guna mengurai kepadatan arus mudik.
Kebijakan ini tertuang dalam SKB Nomor 1497, Nomor 2, dan Nomor 5 Tahun 2025 tentang Hari Libur Nasional dan Cuti Bersama Tahun 2026. Momentum ini menjadi perhatian publik karena total masa fleksibilitas kerja dan libur yang bisa dimanfaatkan mencapai 12 hari.
Rincian Libur dan Cuti Bersama Idul Fitri 1447 H
Berdasarkan SKB tiga menteri tersebut, periode libur terkait Hari Suci Nyepi dan Idul Fitri 1447 H akan berlangsung selama beberapa hari. Ini memberikan kesempatan bagi masyarakat untuk merencanakan perjalanan dan silaturahmi.
- Rabu, 18 Maret 2026: Cuti bersama Hari Suci Nyepi
- Kamis, 19 Maret 2026: Libur nasional Hari Suci Nyepi
- Jumat, 20 Maret 2026: Cuti bersama Idul Fitri
- Sabtu, 21 Maret 2026: Libur nasional Idul Fitri
- Minggu, 22 Maret 2026: Libur nasional Idul Fitri
- Senin, 23 Maret 2026: Cuti bersama Idul Fitri
- Selasa, 24 Maret 2026: Cuti bersama Idul Fitri
Skema WFA: Fleksibilitas Tambahan untuk Arus Mudik dan Balik
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto, menjelaskan bahwa pemerintah menerapkan flexible working arrangement (WFA) untuk mengurangi penumpukan kendaraan saat puncak mudik dan arus balik. Skema ini bukan hari libur tambahan, melainkan pengaturan kerja dari lokasi mana pun.
Fase Penerapan WFA
WFA diberlakukan dalam dua fase, yaitu untuk arus mudik dan arus balik. Ini memberikan tambahan lima hari fleksibilitas bagi pekerja.
- Fase arus mudik: Senin, 16 Maret 2026 dan Selasa, 17 Maret 2026
- Fase arus balik: Rabu, 25 Maret 2026, Kamis, 26 Maret 2026, dan Jumat, 27 Maret 2026
Menteri Ketenagakerjaan, Yassierli, menegaskan bahwa WFA tidak mengurangi hak cuti tahunan dan pekerja tetap menerima upah penuh sesuai ketentuan. Jika dihitung sejak awal WFA hingga akhir cuti bersama, masyarakat memiliki rentang fleksibel hingga 12 hari untuk mengatur perjalanan dan silaturahmi Lebaran.
Sektor yang Dikecualikan dari WFA
Pemerintah mengecualikan sejumlah sektor strategis dari kebijakan WFA. Hal ini dilakukan demi menjaga layanan publik dan stabilitas produksi nasional selama periode Lebaran.
- Layanan kesehatan
- Perhotelan
- Pusat perbelanjaan
- Manufaktur
- Industri makanan dan minuman
Di tingkat daerah, Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menyatakan dukungan terhadap pengaturan mudik bertahap untuk mencegah lonjakan kendaraan. Pemerintah daerah juga menyiapkan program mudik gratis guna membantu warga pulang kampung dengan aman.
Mudik dalam Perspektif Islam: Mempererat Silaturahmi dan Berkah
Mudik bukan hanya tradisi tahunan, melainkan sarana mempererat silaturahmi. Dalam perspektif Islam, menjaga hubungan kekerabatan memiliki nilai ibadah. Dalam hadis disebutkan bahwa siapa yang ingin dilapangkan rezekinya dan dipanjangkan umurnya hendaklah menyambung tali silaturahmi.
Dalam buku Fiqh al-Sirah karya Muhammad Said Ramadan al-Buthi, dijelaskan bahwa interaksi sosial dan ukhuwah merupakan fondasi kuat dalam membangun masyarakat Islam yang harmonis. Tradisi mudik menjadi refleksi nyata dari ajaran tersebut. Sementara itu, dalam Ensiklopedi Haji dan Umrah karya Ali Mustafa Yaqub, perjalanan jauh dianjurkan untuk diawali doa dan persiapan matang, baik secara spiritual maupun fisik.
Doa Perjalanan Jauh: Memohon Perlindungan dan Kebaikan
Islam mengajarkan doa ketika hendak bepergian jauh, termasuk saat mudik. Doa ini menjadi pengingat bahwa perjalanan berlangsung atas izin Allah dan manusia tetap berada dalam lindungan-Nya.
سُبْحَانَ الَّذِى سَخَّرَ لَنَا هَذَا وَمَا كُنَّا لَهُ مُقْرِنِينَ وَإِنَّا إِلَى رَبِّنَا لَمُنْقَلِبُونَ اللَّهُمَّ إِنَّا نَسْأَلُكَ فِى سَفَرِنَا هَذَا الْبِرَّ وَالتَّقْوَى وَمِنَ الْعَمَلِ مَا تَرْضَى اللَّهُمَّ هَوِّنْ عَلَيْنَا سَفَرَنَا هَذَا وَاطْوِ عَنَّا بُعْدَهُ اللَّهُمَّ أَنْتَ الصَّاحِبُ فِى السَّفَرِ وَالْخَلِيفَةُ فِى الأَهْلِ اللَّهُمَّ إِنِّى أَعُوذُ بِكَ مِنْ وَعْثَاءِ السَّفَرِ وَكَآبَةِ الْمَنْظَرِ وَسُوءِ الْمُنْقَلَبِ فِى الْمَالِ وَالأَهْلِ
Subhanalladzi sakh-khoro lanaa hadza wa maa kunna lahu muqrinin. Wa inna ila robbina lamun-qolibuun. Allahumma innaa nas’aluka fii safarinaa hadza al birro wat taqwa wa minal ‘amali ma tardho. Allahumma hawwin ‘alainaa safaronaa hadza, wathwi ‘anna bu’dahu. Allahumma antash shoohibu fis safar, wal kholiifatu fil ahli. Allahumma inni a’udzubika min wa’tsaa-is safari wa ka-aabatil manzhori wa suu-il munqolabi fil maali wal ahli.
Artinya: “Mahasuci Allah yang telah menundukkan untuk kami kendaraan ini, padahal kami sebelumnya tidak mempunyai kemampuan untuk melakukannya, dan sesungguhnya hanya kepada Rabb kami, kami akan kembali. Ya Allah, sesungguhnya kami memohon kepada-Mu kebaikan, taqwa dan amal yang Engkau ridhai dalam perjalanan kami ini. Ya Allah mudahkanlah perjalanan kami ini, dekatkanlah bagi kami jarak yang jauh. Ya Allah, Engkau adalah rekan dalam perjalanan dan pengganti di tengah keluarga. Ya Allah, sesungguhnya aku berlindung kepada-Mu dari kesukaran perjalanan, tempat kembali yang menyedihkan, dan pemandangan yang buruk pada harta dan keluarga.”
Selain doa, keselamatan di jalan juga menjadi prioritas. Pemerintah mengimbau masyarakat memastikan kendaraan layak jalan, mematuhi aturan lalu lintas, serta memanfaatkan rekayasa arus yang telah disiapkan.
Harapan Lebaran 2026: Tertib, Terkendali, dan Penuh Makna
Kombinasi cuti bersama dan WFA diharapkan menciptakan distribusi arus mudik yang lebih merata. Dengan perencanaan matang, masyarakat dapat pulang kampung tanpa terburu-buru sekaligus tetap menjaga produktivitas kerja.
Lebaran bukan hanya tentang libur panjang. Ia adalah momentum kembali ke fitrah, mempererat keluarga, dan memperkuat solidaritas sosial. Ketika kebijakan publik dan nilai keagamaan berjalan beriringan, perjalanan mudik bukan sekadar perpindahan jarak, melainkan perjalanan makna.
Informasi mengenai kebijakan libur dan WFA Lebaran 2026 ini disampaikan melalui Surat Keputusan Bersama (SKB) tiga menteri yang dirilis pada tahun 2025.
