Finansial

Pemerintah Umumkan Pencairan BPNT 2026 Tahap 1 Rp 600.000, Simak Panduan Cek Penerima Lewat HP

Advertisement

Program Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) tahap 1 tahun 2026 telah mulai disalurkan kepada keluarga penerima manfaat (KPM) di berbagai daerah. Bantuan sosial yang dikenal sebagai bansos sembako ini diberikan senilai Rp 600.000 untuk periode Januari hingga Maret 2026.

Proses Pencairan dan Kesaksian Penerima

Penyaluran dana BPNT tahap pertama ini dilakukan melalui Kartu Keluarga Sejahtera (KKS) di bank-bank penyalur Himpunan Bank Milik Negara (Himbara) seperti BRI, BNI, Mandiri, dan BTN, atau melalui kantor pos sesuai wilayah masing-masing. Sejumlah penerima di beberapa daerah telah mengonfirmasi bahwa dana bantuan sudah masuk ke rekening mereka.

“Bansos BPNT saya sudah cair hari Sabtu (14/2/2026) lewat KKS Bank BNI,” ungkap Dwi, seorang warga Sragen, saat dihubungi pada Selasa (17/2/2026).

Panduan Cek Status Penerima BPNT 2026 via HP

Pemerintah menyediakan dua metode mudah bagi masyarakat untuk memeriksa status kepesertaan dan pencairan BPNT 2026 secara daring. Masyarakat dapat memanfaatkan aplikasi resmi atau situs web Kementerian Sosial.

Melalui Aplikasi Cek Bansos

  • Unduh aplikasi “Cek Bansos” di Play Store atau App Store.
  • Pilih menu “Cek Bansos”.
  • Isi data sesuai Kartu Tanda Penduduk (KTP) meliputi provinsi, kabupaten/kota, kecamatan, desa/kelurahan, dan nama lengkap.
  • Masukkan kode verifikasi yang muncul.
  • Klik “Cari Data”.

Jika Anda terdaftar, sistem akan menampilkan informasi penerima, jenis bantuan, dan status pencairan.

Advertisement

Melalui Situs Resmi cekbansos.kemensos.go.id

  • Buka situs resmi Kementerian Sosial di https://cekbansos.kemensos.go.id.
  • Masukkan Nomor Induk Kependudukan (NIK) dengan benar.
  • Masukkan kode verifikasi atau captcha yang ditampilkan.
  • Klik “Cari Data”.

Metode ini sering disebut sebagai cek bansos KTP karena hanya memerlukan data identitas dari KTP.

Jadwal Pencairan dan Langkah Jika Belum Cair

BPNT tahap 1 mencakup alokasi untuk periode Januari hingga Maret 2026. Namun, perlu dicatat bahwa jadwal pencairan dapat bervariasi di setiap daerah, bergantung pada proses administrasi dan distribusi bantuan. Beberapa penerima telah menerima bantuan Rp 600.000 pada Februari 2026, sementara yang lain mungkin akan menyusul pada Maret.

Jika status belum muncul saat memeriksa melalui situs atau aplikasi, masyarakat disarankan untuk:

  • Menunggu pembaruan data di aplikasi atau situs.
  • Menghubungi kelurahan atau desa setempat.
  • Bertanya kepada pendamping bansos di wilayah mereka.

Informasi lengkap mengenai program Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) dan panduan pengecekan status penerima disampaikan melalui kanal resmi Kementerian Sosial Republik Indonesia.

Advertisement