Finansial

Pencairan THR PNS, TNI, dan Polri 2026 Tunggu Pengumuman Resmi Presiden Prabowo Sepulang dari AS

Advertisement

Tunjangan Hari Raya (THR) bagi Pegawai Negeri Sipil (PNS), TNI, dan Polri pada tahun 2026 masih dalam proses finalisasi. Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa memastikan bahwa pengumuman resmi terkait pencairan THR tersebut akan disampaikan langsung oleh Presiden Prabowo Subianto setelah kepulangannya dari Amerika Serikat.

Penantian Pengumuman Resmi Presiden

Purbaya Yudhi Sadewa menyampaikan hal tersebut usai Konferensi Pers APBN KITA pada Senin, 23 Februari 2026. Ia meminta masyarakat untuk bersabar menanti pengumuman langsung dari Presiden Prabowo Subianto.

“Kan sedang diproses. Nanti begitu presiden pulang mungkin Presiden akan umumkan,” ujar Purbaya.

Anggaran THR 2026 Meningkat Signifikan

Kementerian Keuangan telah mengalokasikan anggaran sebesar Rp55 triliun untuk pencairan THR tahun 2026. Anggaran ini ditargetkan untuk 10,5 juta penerima, meliputi Aparatur Sipil Negara (ASN), Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK), prajurit TNI dan Polri, hakim, serta pensiunan.

Jumlah anggaran ini menunjukkan peningkatan dibanding tahun sebelumnya, di mana pada tahun 2025 pemerintah menyalurkan THR sebesar Rp49,9 triliun kepada sekitar 9,4 juta aparatur negara.

Komponen THR Berdasarkan Aturan Terbaru

Komponen THR ASN diatur dalam Peraturan Pemerintah Nomor 11 Tahun 2025. Besaran THR mencakup gaji pokok, tunjangan melekat, dan tunjangan kinerja (tukin) hingga 100 persen bagi ASN pusat, prajurit TNI dan Polri, serta hakim.

Advertisement

Untuk ASN daerah, besaran THR akan disesuaikan dengan kemampuan fiskal masing-masing daerah. Sementara itu, pensiunan akan menerima THR sebesar uang pensiun bulanan. Guru dan dosen yang tidak menerima tukin akan diberikan tunjangan profesi setara satu bulan gaji, sedangkan calon ASN (CPNS) menerima THR sebesar 80 persen dari gaji pokok sesuai ketentuan.

Target Pencairan Pekan Pertama Ramadhan

Sebelumnya, Purbaya Yudhi Sadewa telah menyatakan bahwa pencairan THR bagi PNS, TNI, dan Polri akan dimulai pada awal Ramadhan 2026. Ia menargetkan pencairan THR ASN 2026 paling lambat pada pekan pertama puasa.

“Jadwal pencairan THR ASN 2026 minggu pertama puasa,” kata Purbaya di Kompleks Parlemen, Jakarta Pusat, pada Rabu, 18 Februari 2026.

Informasi lengkap mengenai isu pencairan THR ini disampaikan melalui pernyataan resmi Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa yang dirilis pada Senin, 23 Februari 2026.

Advertisement