Sepak Bola

Perang Iran-AS Soroti Keamanan Qatar, Jadwal Laga Lionel Messi dkk Melawan Spanyol dan Tuan Rumah Terancam

Advertisement

Konflik di Timur Tengah, khususnya antara Iran dan Amerika Serikat, kini menimbulkan keraguan besar terhadap agenda Tim Nasional Argentina di Qatar. Lionel Messi dan kawan-kawan dijadwalkan melakoni dua pertandingan penting di Doha pada Maret 2026, namun situasi keamanan yang memanas membuat penyelenggaraan laga tersebut terancam.

Latar Belakang Konflik dan Dampaknya

Ketegangan di kawasan Asia Barat memuncak setelah operasi militer Amerika Serikat pada Sabtu, 28 Februari 2026. Operasi tersebut dilaporkan menewaskan pemimpin tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khameinei, dan mantan Presiden Mahmoud Ahmadinejad.

Sebagai respons, Ibu Kota Qatar, Doha, menjadi salah satu sasaran serangan balasan Iran, yang turut terdampak konflik tersebut. Situasi ini mendorong Federasi Sepak Bola Qatar untuk menghentikan seluruh kompetisi domestiknya hingga waktu yang belum ditentukan. “Semua turnamen, kompetisi, dan pertandingan ditunda hingga pemberitahuan lebih lanjut,” demikian pernyataan Federasi Sepak Bola Qatar, dikutip dari The Daily Star.

Agenda Krusial Timnas Argentina

Timnas Argentina memiliki jadwal padat di Qatar pada Maret mendatang. Lionel Messi dkk diagendakan menghadapi juara Euro 2024 Spanyol dalam laga bertajuk Finalissima pada 27 Maret di Stadion Lusail, Qatar.

Setelah itu, Tim Tango juga dijadwalkan meladeni tuan rumah Qatar dalam sebuah laga uji coba internasional pada 31 Maret 2026, juga di arena yang sama.

Sikap Federasi Sepak Bola dan Otoritas Kontinental

Hingga saat ini, belum ada pernyataan resmi dari UEFA maupun CONMEBOL terkait kepastian penyelenggaraan Finalissima di Qatar. Kedua otoritas sepak bola tersebut terus melakukan koordinasi intensif.

Advertisement

Sekretaris Jenderal RFEF Spanyol, Alvaro De Miguel, menyatakan pihaknya masih berpegang pada rencana awal untuk menjalani partai Finalissima melawan Argentina di Qatar. “Situasi di sana mengkhawatirkan, tetapi Finalissima tidak ditangguhkan,” ujar De Miguel, dilansir dari Mirror.

Seorang juru bicara UEFA menegaskan bahwa organisasi tersebut masih melakukan evaluasi bersama pihak terkait. “UEFA sedang memantau dan menilai secara hati-hati seluruh perkembangan situasi bekerja sama dengan CONMEBOL,” kata perwakilan UEFA kepada The National.

Laporan dari media Argentina, Tyc Sports, turut memperkuat informasi ini. “Conmebol sedang memantau situasi di Timur Tengah dan belum membuat keputusan apa pun terkait pertandingan tersebut, yang berisiko karena konflik bersenjata,” tulis Tyc Sports.

Informasi lengkap mengenai potensi penundaan laga ini masih dalam evaluasi oleh UEFA dan CONMEBOL, dengan pernyataan resmi yang terus dinantikan.

Advertisement