Sepak Bola

Pererat Kekompakan Tim, Ajax Sajikan Kuliner Nusantara: Maarten Paes Antusias, Landzaat Berbatik

Advertisement

Ajax Amsterdam, klub raksasa Liga Belanda 2025-2026, baru-baru ini menggelar agenda unik yang berfokus pada penguatan kekompakan tim melalui pendekatan budaya. Dalam momen spesial tersebut, kiper timnas Indonesia, Maarten Paes, terlihat sangat menikmati beragam sajian khas Nusantara yang dihidangkan khusus bagi para penggawa De Godenzonen.

Kehadiran hidangan Indonesia ini menjadi kejutan tersendiri bagi Paes, yang baru saja merampungkan proses kepindahannya ke Ajax pada awal Februari 2026. Sementara itu, asisten pelatih Denny Landzaat turut mencuri perhatian dengan mengenakan kemeja batik, memperkuat nuansa budaya Indonesia dalam acara tersebut.

Antusiasme Maarten Paes terhadap Kuliner Indonesia

Penjaga gawang naturalisasi yang didatangkan secara permanen dari klub Amerika Serikat, FC Dallas, ini menandatangani kontrak berdurasi 3,5 tahun untuk mengarungi ketatnya persaingan di Eredivisie. Melalui unggahan di akun Instagram pribadinya, Paes membagikan video singkat yang memperlihatkan suasana makan siang di kantin klub.

Berbagai menu populer seperti lemper, pepes ikan, sate ayam, nasi kuning, hingga rendang dan aneka sambal tersaji di meja prasmanan. Antusiasme tinggi ditunjukkan sang kiper saat melihat deretan menu yang biasa ia temui di tanah air, bahkan ia memberikan apresiasi tinggi.

“Makan siang terbaik tahun ini,” tulis Paes dalam unggahannya.

Filosofi “Akar” dan Penampilan Denny Landzaat

Suasana kekeluargaan semakin kental dengan penampilan asisten pelatih Ajax Amsterdam, Denny Landzaat. Mantan asisten pelatih Timnas Indonesia itu mencuri perhatian karena mengenakan kemeja batik berwarna biru lengkap dengan ikat kepala coklat.

Landzaat, yang merupakan tangan kanan pelatih kepala Fred Grim, menjelaskan bahwa agenda makan siang ini merupakan bagian dari program untuk mempererat hubungan antar-anggota tim. Tujuannya adalah untuk saling mengenal latar belakang budaya masing-masing.

Advertisement

“Makanan bernuansa budaya (dengan judul) ‘Akar’. Merasakan, saling terhubung dan mempelajari satu sama lain,” tulis Landzaat di media sosialnya.

Baik Paes maupun Landzaat memang memiliki ikatan batin yang kuat dengan Nusantara. Nenek Paes diketahui lahir di Pare, Kediri, Jawa Timur, sementara Landzaat memiliki darah keturunan dari sang ibu yang berasal dari Maluku dan ia diketahui mampu bercakap bahasa Indonesia.

Debut Maarten Paes di Liga Belanda

Meskipun baru bergabung dalam hitungan pekan, integrasi pemain bertinggi 191 cm ini berjalan sangat mulus di skuad Ajax. Setelah diperkenalkan secara resmi pada 2 Februari 2026, Paes tidak butuh waktu lama untuk mendapatkan kepercayaan tampil di kasta tertinggi Liga Belanda 2025-2026.

Penampilan perdananya terjadi saat membela tim melawan NEC Nijmegen pada 22 Februari 2026, hanya berselang tiga minggu setelah kedatangannya di klub ibu kota Belanda tersebut.

Informasi lengkap mengenai agenda budaya dan pernyataan para pemain ini disampaikan melalui unggahan resmi klub dan akun media sosial pribadi para tokoh terkait.

Advertisement