Persib Bandung menunjukkan dominasinya di kandang sendiri dengan catatan sempurna 12 kemenangan beruntun dalam gelaran Super League 2025-2026. Dari total laga tersebut, Maung Bandung berhasil mencetak 22 gol dan hanya kebobolan satu kali, sebuah rekor yang mengesankan.
Satu-satunya gol yang bersarang ke gawang Persib di kandang dicetak oleh Vinicius Junior saat menjamu Borneo FC Samarinda, kala itu gawang Maung Bandung dikawal oleh kiper muda Fitrah Maulana. Kini, Persib telah membukukan 11 clean sheet di markasnya.
Rekor Kandang Fantastis Persib Bandung
Pelatih Persib, Bojan Hodak, mengungkapkan kunci di balik ketangguhan timnya saat bermain di hadapan pendukung sendiri. “Kami bermain dengan rapat di kandang, saya juga sering berkata bahwa setiap pertandingan di kandang dan didukung penuh suporter membuat lawan tidak mudah bermain di sini,” ungkap Hodak.
Meski demikian, Hodak mengakui bahwa timnya belum sepenuhnya sempurna, terutama dalam penyelesaian akhir. Ia beberapa kali merasa kurang puas dengan efektivitas serangan, meskipun timnya mampu menciptakan banyak peluang. Hal ini terlihat dari beberapa kemenangan tipis dengan skor 1-0.
Tantangan di Lini Serang dan Proses Adaptasi Pemain
Hodak memaklumi hasil tersebut mengingat timnya sedang dalam proses membangun kekuatan dengan mayoritas pemain baru. “Secara pertahanan kami bermain rapat dan dalam penyerangan kami bisa membuat banyak peluang,” sebutnya.
“Hanya saja kami tidak bisa mencetak gol dan itu mungkin karena ada perubahan hingga 22 pemain di sini,” ulas pelatih berusia 54 tahun ini. Hodak dikenal sebagai pelatih yang memberikan ruang adaptasi bagi para pemainnya, dengan sabar merespons masalah individu.
“Tentunya tidak mudah, tapi kami sudah makin membaik dan mulai mencetak gol. Beberapa dari pemain butuh waktu, beberapa dari mereka butuh satu-dua bulan, beberapa pemain ada yang butuh enam bulan,” paparnya.
Ia menyoroti performa Andrew Jung yang mencetak gol setiap 110 menit, menjadikannya persentase terbaik di Indonesia. “Satu-satunya hal adalah dia tidak mengikuti pramusim dan di Eropa juga dia tidak menjalani pramusim. Dia masih belum berada di level terbaik,” terang Hodak.
Kunci Pertahanan Solid: Penyerang Ikut Bertahan
Kunci lain di balik status Persib sebagai tim dengan kebobolan paling sedikit di Super League 2025-2026 adalah kemauan dan pola pikir seluruh pemain untuk bekerja sebagai satu unit, baik saat menyerang maupun bertahan. Ketika Persib kehilangan bola, para penyerang dipastikan akan menjadi filter pertama dengan melakukan pressing terhadap lawan.
Tidak ada penyerang yang berleha-leha; mereka harus ikut bertahan, seperti yang ditunjukkan oleh Uilliam Barros, Ramon Tanque, dan Jung. “Striker lainnya datang ke sini, masih perlu waktu untuk persiapan,” tutur Hodak.
Ia mencontohkan Uilliam Barros yang, meskipun tidak berhenti mencetak gol, di beberapa laga terakhir bermain di posisi flank. “Dia (Barros) sekarang pemain bertahan yang terbaik di tim dan langsung ikut nanti membantu serangan. Kadang itu membuat dia tidak cukup rileks untuk fokus mencetak gol, tapi dia melakukan hal-hal positif lainnya. Saya sangat senang terhadapnya,” papar Hodak.
Informasi lengkap mengenai catatan impresif Persib Bandung ini disampaikan melalui pernyataan resmi pelatih Bojan Hodak pada Sabtu, 28 Februari 2026.
