Tren kemenangan beruntun Persib Bandung harus terhenti setelah ditahan imbang Persebaya Surabaya dengan skor 2-2 pada laga pekan ke-24 Super League 2025-2026. Pertandingan sengit tersebut berlangsung di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya, pada Senin, 2 Maret 2026.
Drama Empat Gol di Gelora Bung Tomo
Persebaya Surabaya membuka keunggulan melalui tendangan penalti Bruno Moreira pada menit ke-44, setelah ia diadang Federico Barba di kotak terlarang. Persib sempat menyamakan kedudukan jelang turun minum lewat Kakang Rudianto, namun gol tersebut dianulir Video Assistant Referee (VAR) karena Ramon Tanque melakukan hand ball.
Memasuki babak kedua, Persib Bandung berhasil menyamakan skor pada menit ke-50 melalui tendangan Luciano Guaycochea yang mengarah ke sudut kiri atas gawang Ernando Ari. Tim asuhan Bojan Hodak kemudian berbalik unggul 2-1 pada menit ke-73 berkat sontekan Andrew Jung, memanfaatkan tembakan Berguinho yang tidak diantisipasi sempurna oleh Ernando.
Namun, keunggulan Persib tidak bertahan lama. Pada menit ke-83, serangan balik cepat Persebaya membuahkan hasil. Eliano Reijnders diperdaya Toni Firmansyah yang kemudian memberikan umpan silang mendatar kepada Francisco Rivera. Rivera dengan tenang menempatkan bola ke sudut kiri gawang Persib, memastikan skor akhir 2-2.
Reaksi Keras Bojan Hodak di Konferensi Pers
Usai pertandingan, pelatih Persib, Bojan Hodak, menunjukkan reaksi ketus dan tajam dalam konferensi pers. Ia secara spesifik menyoroti kinerja wasit Eko Saputra, namun memilih untuk tidak berkomentar lebih jauh mengenai jalannya pertandingan.
Hodak menjelaskan bahwa ia dilarang berkomentar terlalu banyak soal wasit karena akan berujung sanksi. “Saya selalu menghormati media, saya menghargai pekerjaan kalian, tetapi saya tidak bisa berbicara tentang wasit hari ini,” ujar Hodak.
Ia melanjutkan, “Jika saya tidak membicarakan wasit, maka tidak ada hal lain yang bisa saya bicarakan. Jadi, karena alasan ini, saya tidak akan memberikan penjelasan, karena (jika berkomentar wasit) saya akan dikenai sanksi.”
Setelah menyampaikan pernyataannya, Hodak langsung beranjak meninggalkan ruang konferensi pers. Ia sempat kembali sejenak untuk menyampaikan permintaan maaf kepada awak media. “Saya minta maaf tapi tak ada yang bisa saya bicarakan, tak ada yang bisa dibicarakan tentang (pertandingan) ini,” pungkasnya.
Informasi lengkap mengenai jalannya pertandingan dan pernyataan pelatih disampaikan melalui konferensi pers pasca laga yang digelar di Stadion Gelora Bung Tomo.
