PT Pertamina Patra Niaga memastikan ketersediaan stok bahan bakar minyak (BBM) dan elpiji di wilayah Selingkar Ijen, yang meliputi Banyuwangi, Jember, Bondowoso, dan Situbondo, tetap aman menjelang Ramadhan hingga Lebaran 2026. Kepastian ini disampaikan untuk mengantisipasi lonjakan konsumsi selama periode libur panjang, termasuk arus mudik di jalur utama timur Pulau Jawa.
Proyeksi Peningkatan Konsumsi BBM Jelang Lebaran
Alia Anggraini, Integrated Terminal Manager Tanjung Wangi, PT Pertamina Patra Niaga, memproyeksikan adanya peningkatan konsumsi BBM sebesar 3 hingga 5 persen pada periode libur Nyepi dan Lebaran tahun ini. Peningkatan tersebut, berdasarkan data tahun sebelumnya, diperkirakan akan terjadi pada jenis BBM Bio Solar dan Pertalite.
“Berdasarkan data peningkatan di tahun sebelumnya, peningkatan (tahun ini) diperkirakan terjadi pada jenis BBM Bio Solar dan Pertalite,” ujar Alia pada Kamis, 26 Februari 2026.
Ketahanan Stok dan Kapasitas Distribusi
Alia menuturkan, stok BBM saat ini masih sangat mencukupi dengan rata-rata ketahanan mencapai 10 hingga 15 hari. Integrated Terminal Tanjung Wangi memiliki kapasitas tangki stok hingga 32.000 kiloliter (KL).
Pada kondisi normal, konsumsi harian BBM untuk keempat kabupaten di Selingkar Ijen berkisar antara 2.300 KL sampai 2.500 KL untuk semua jenis. Angka ini diprediksi akan meningkat pada kisaran 2.700 KL hingga 2.800 KL menjelang musim mudik, terutama untuk jenis Bio Solar dan Pertalite.
“Untuk Banyuwangi, konsumsi harian sekitar 800 KL sampai 1.000 KL per hari,” tambahnya.
Antisipasi Lonjakan Permintaan dan Suplai Elpiji
Permintaan Bio Solar biasanya mulai meningkat sejak H-15 Lebaran, sementara Pertalite mulai mengalami kenaikan sejak H-7. Untuk mengantisipasi lonjakan kebutuhan ini, Pertamina telah menyiapkan armada mobil tangki guna memastikan distribusi BBM dan elpiji ke SPBU berjalan lancar sesuai kebutuhan masyarakat.
Di sisi lain, suplai elpiji bagi masyarakat juga dipastikan dalam kondisi aman selama Ramadhan hingga Lebaran, baik dari sisi stok maupun armada angkutan distribusi. “Alhamdulillah ketahanan stok kita juga kapasitas tangki kita di atas 16 sampai 17 hari juga cukup,” tutur Alia.
Alia menambahkan, akan ada ekstra dropping baik BBM maupun elpiji pada libur Nyepi dan Lebaran, dengan jumlah yang disesuaikan kebutuhan masyarakat. Namun, untuk momen puasa saat ini, ekstra dropping belum dilakukan karena alokasi yang ada masih dinilai cukup dan aman.
Informasi detail mengenai kesiapan stok BBM dan elpiji ini disampaikan oleh PT Pertamina Patra Niaga melalui pernyataan resmi pada Kamis, 26 Februari 2026.
