Finansial

PetroChina Jabung Umumkan Rencana Pengeboran Enam Sumur Baru, Tetapkan Target Produksi Migas Ambisius 2026

Advertisement

PetroChina International Jabung Ltd menargetkan pengeboran enam sumur pengembangan baru pada tahun 2026 di Wilayah Kerja (WK) Jabung, Jambi. Langkah ini diambil untuk menjaga dan meningkatkan produksi minyak dan gas bumi (migas) serta mendukung ketahanan energi nasional. Senior Development Manager PetroChina Jabung, Wicaksono, menegaskan bahwa pemboran merupakan proyek kunci perusahaan.

Target Pengeboran dan Produksi 2026

Wicaksono menjelaskan bahwa dari enam sumur pengembangan baru yang ditargetkan pada 2026, satu sumur, yakni NEP-85, telah berhasil diselesaikan pemboran dan pengujiannya. “Tahun 2026, untuk pemboran kita ada enam sumur pemboran baru di tahun ini, yang mana satu sumur sudah selesai kita bor gitu ya, dan sudah kita tes juga,” ujarnya di Jakarta, Jumat (27/2/2026).

Selain program pengembangan 2026, PetroChina Jabung juga memiliki program enam sumur eksplorasi sebagai bagian dari perpanjangan kontrak. Dua sumur dari program eksplorasi ini telah dibor pada 2024, sementara empat sumur lainnya masih dalam tahap persiapan lokasi dan pembebasan lahan. Wicaksono berharap pemboran sumur-sumur ini dapat dilakukan pada pertengahan 2027 melalui kolaborasi yang baik dengan SKK Migas dan pemerintah daerah.

Untuk target produksi 2026, PetroChina Jabung menetapkan angka yang ambisius. Perusahaan menargetkan produksi minyak dan kondensat sebesar 11.670 barel per hari, serta produksi gas termasuk liquefied petroleum gas (LPG) sebesar 143 million standard cubic feet per day. “Target kita untuk tahun 2026 itu cukup challenging, jadi untuk minyak dan kondensat itu sekitar 11.670 barrel per hari, kemudian gas termasuk LPG adalah 143 million standard cubic feet per day,” jelas Wicaksono.

Capaian Positif Kuartal Pertama 2026

Pada kuartal pertama 2026, PetroChina Jabung mencatat hasil positif dari dua sumur yang telah dikomplesi, yaitu Gemah 81 dan Gemah 85. Sumur Gemah 81 berhasil mendapatkan gas dengan hasil tes yang menjanjikan, mencapai 4,8 MMSCFD dengan tekanan kepala sumur yang cukup tinggi. Sementara itu, sumur Gemah 85 berhasil mendapatkan minyak.

“Alhamdulillah kita berhasil mendapatkan gas di Gemah 81 dan minyak di Gemah 85. Untuk Gemah 81 hasil tesnya cukup menjanjikan, 4,8 MMSCFD dengan tekanan kepala sumur cukup tinggi,” ungkap Wicaksono.

Strategi Operasional dan Teknologi Pendukung

Untuk meningkatkan produksi dengan biaya yang lebih efisien, PetroChina Jabung menjalankan program walkover terhadap 11 sumur. Beberapa sumur juga dipasangi teknologi plunger lift untuk mengotomatisasi produksi, mengurangi kebutuhan intervensi manual operator.

Advertisement

Wicaksono menjelaskan, “Plunger lift ini adalah otomatisasi yang mana jika sebelumnya sumur itu mengalami fase produksi secara intermittent, dimana operator terkadang harus back and forth ke lokasi sumur, dengan plunger lift ini diharapkan akan terjadi otomatisasi yang tidak memerlukan operator itu untuk bolak-balik ke sumur.”

Selain itu, perusahaan juga melakukan 170 kegiatan well service, termasuk penggunaan nitrogen generator unit untuk mengatasi permasalahan air pada sumur. Di sisi fasilitas, PetroChina Jabung menjalankan program well hook-up, penggantian peralatan, pemasangan well head compressor, serta multi-phase pump untuk menjaga tekanan dan meningkatkan produksi. “Well hook up ini biasanya kita lakukan setelah sumur itu dibor, kemudian kita akan pasang pipanya, nah ini yang disebut dengan well hook up, untuk kemudian kita produksikan,” tegasnya.

Profil dan Kontribusi WK Jabung

Blok Jabung telah dioperasikan oleh PetroChina sejak tahun 2002 dan telah memperoleh perpanjangan kontrak hingga 2043. Dalam pengelolaannya, PetroChina bermitra dengan Pertamina Hulu Energi, Petronas Carigali, PT GPI, dan PT Raharja Energi Tanjung Jabung. WK Jabung masuk dalam 10 besar produsen migas nasional, dengan aset utama berada di Betara dan Geragai.

Perusahaan mengoperasikan dua fasilitas gas plant di kedua wilayah tersebut. Produk yang dihasilkan meliputi crude oil, kondensat, LPG berupa propan dan butan, serta sales gas.

Informasi lengkap mengenai target dan strategi PetroChina International Jabung Ltd ini disampaikan melalui pernyataan resmi Senior Development Manager Wicaksono di Jakarta pada Jumat, 27 Februari 2026.

Advertisement