Bintang muda Chelsea, Cole Palmer, berisiko tinggi mengalami kelelahan ekstrem dan cedera serius jika dipanggil untuk membela Timnas Inggris di pergelaran Piala Dunia 2026. Kekhawatiran mendalam ini diungkapkan oleh Ketua Asosiasi Sepak Bola Profesional Inggris (PFA), Maheta Molango, mengingat jadwal pertandingan yang sangat padat bagi sang pemain.
Palmer, yang menjadi andalan utama Chelsea, kini masih berkompetisi di Liga Champions dan berjuang mengejar posisi empat besar Liga Inggris. Kondisi ini, ditambah potensi partisipasinya di turnamen internasional besar, dapat memicu rasa jenuh dan kelelahan fisik yang berujung pada cedera.
Kekhawatiran PFA Terhadap Jadwal Padat Palmer
Maheta Molango secara tegas menyatakan keprihatinannya terhadap kesejahteraan pemain, khususnya Cole Palmer. Menurut Molango, Palmer berpotensi mengalami cedera serius jika harus mengikuti Piala Dunia tiga musim panas berturut-turut tanpa jeda istirahat yang memadai.
“Bagi kami, yang menjadi perhatian tentu saja adalah kesejahteraan pemain, karena bagi saya, ketika saya melihat seseorang seperti Cole Palmer,” ujar Molango, dilansir dari Goal. “Cole Palmer bisa saja cedera jika dia mengikuti Piala Dunia tiga musim panas berturut-turut tanpa istirahat.”
Molango juga menyoroti jadwal yang sangat padat, termasuk masa pelatihan 10 minggu bersama tim nasional, kemudian dalam waktu empat hari diharapkan berada di AS untuk bermain di Piala Dunia Antarklub yang berakhir pada 14 Juli, lalu kembali dalam waktu dua minggu untuk latihan. “Saya berada di kamp pelatihan Chelsea ketika mereka kembali, mereka benar-benar kelelahan,” imbuhnya.
Perjalanan Intens Cole Palmer Musim Ini
Sejak musim 2023-2024, Cole Palmer nyaris tidak berhenti bermain bersama Chelsea. Partisipasinya di Piala Eropa bersama Timnas Inggris pada musim tersebut, serta di Piala Dunia Klub pada akhir musim 2024-2025, telah memangkas waktu liburannya secara signifikan. Palmer tercatat sudah membela Timnas Inggris dalam total 19 penampilan.
Dengan Chelsea yang masih aktif di berbagai kompetisi, termasuk Liga Champions dan persaingan ketat di Liga Inggris, beban fisik dan mental Palmer terus bertambah. Situasi ini menjadi dasar kekhawatiran PFA akan kondisi fisiknya di masa mendatang.
Piala Dunia 2026 dan Sorotan Industri Sepak Bola
Piala Dunia 2026 dijadwalkan akan berlangsung di Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko, dimulai pada 11 Juni 2026. Timnas Inggris sendiri akan tergabung di Grup L, bersaing dengan Timnas Kroasia, Ghana, dan Panama.
Cole Palmer diakui sebagai salah satu talenta muda Eropa yang paling menonjol, disejajarkan dengan bintang-bintang seperti Jude Bellingham dan Lamine Yamal. Molango mengakui bahwa sebagai sebuah industri, semua pihak ingin menyaksikan Palmer berlaga di turnamen besar.
Namun, ia juga mengingatkan realitas fisik pemain. “Inilah kenyataannya. Kita mungkin bertanya-tanya apakah ini yang kita inginkan sebagai sebuah industri,” kata Molango. “Orang-orang bilang dia seorang jutawan, ya memang benar, tapi itu tidak memberimu paru-paru tambahan atau kaki tambahan, dan sampai pada tahap di mana kamu tahu. Saya ingin melihat Cole Palmer di lapangan karena dialah yang membuat saya bermimpi.”
Informasi lengkap mengenai potensi risiko cedera Cole Palmer ini disampaikan melalui pernyataan resmi Ketua PFA Inggris, Maheta Molango, yang dirilis dan dilansir oleh Goal.
