Menteri Luar Negeri Amerika Serikat Marco Rubio menegaskan pemain Timnas Iran tidak dilarang datang ke Piala Dunia 2026 di Amerika Serikat. Pernyataan itu disampaikan di tengah sorotan terhadap kemungkinan masuknya orang-orang yang disebut memiliki afiliasi dengan IRGC atau Korps Garda Revolusi Iran.
Rubio menyatakan persoalan yang dimaksud pemerintah AS bukan berada pada atlet Iran, melainkan sejumlah pihak yang ingin ikut masuk bersama tim. AS menyebut sebagian dari mereka diduga memiliki hubungan dengan IRGC, yang telah ditetapkan Washington sebagai organisasi teroris asing.
Pernyataan Marco Rubio
Rubio membantah ada larangan bagi para pemain Iran untuk tampil di turnamen tersebut. Ia menekankan pembatasan hanya menyasar pihak lain yang dinilai memiliki keterkaitan dengan IRGC.
“Tidak ada pernyataan dari AS yang melarang mereka datang. Masalahnya bukan para atlet Iran. Masalahnya adalah beberapa orang lain yang ingin mereka bawa, beberapa di antaranya memiliki hubungan dengan IRGC. Kami mungkin tidak bisa membiarkan mereka masuk, tapi bukan para atletnya sendiri,” kata Rubio, dikutip dari Reuters.
“Mereka tidak bisa membawa sekelompok teroris IRGC ke negara kami dan berpura-pura bahwa mereka adalah jurnalis dan pelatih atletik,” tambah Rubio.
Latar Belakang Ketegangan
Sebelumnya, upaya untuk mencegah Iran tampil di Piala Dunia 2026 sempat mencuat. Utusan Donald Trump, Paolo Zampolli, bahkan meminta FIFA menukar Iran dengan Timnas Italia.
Iran kemudian menegaskan tetap akan berpartisipasi di Piala Dunia 2026. Namun, Team Melli terus menjadi perhatian karena harus bermain di Amerika Serikat, negara yang terlibat perang dengan Iran sejak akhir Februari lalu.
Amerika Serikat bersama Israel menyerang Iran pada 28 Februari. Serangan itu disebut menyebabkan pemimpin tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei gugur, lalu Iran membalas melalui IRGC dan mendeklarasikan perang. Saat ini, konflik disebut sedang berada dalam fase gencatan senjata.
Sikap Iran dan FIFA
Iran sempat mengancam mundur dari Piala Dunia 2026 akibat serangan AS. Belakangan, FIFA disebut berhasil meyakinkan Mehdi Taremi dan rekan-rekannya untuk tetap tampil di turnamen tersebut.
Iran juga pernah meminta pemindahan venue pertandingan ke Meksiko. Permintaan itu ditolak FIFA, yang menegaskan jadwal dan lokasi pertandingan sudah ditetapkan.
Jadwal Iran di Piala Dunia 2026
Di Piala Dunia 2026, Iran tergabung di Grup G bersama Belgia, Mesir, dan Selandia Baru. Laga perdana Iran dijadwalkan berlangsung melawan Selandia Baru di SoFi Stadium, Inglewood, pada 15 Juni mendatang.
Informasi mengenai isu ini disampaikan melalui pernyataan Marco Rubio yang dikutip Reuters dan diberitakan Detik Bola pada 24 April 2026.
